Peningkatan pelayanan arsip dan perpustakaan di kantor daerah Balikpapan juga menjadi fokus pihaknya.
"Berkaitan dengan program pelayanan, kami bekerjasama dengan Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kelas II Balikpapan untuk memberikan buku kepada warga binaan," ungkapnya.
Sementara untuk pembinaan, mereka memberikan membina perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah. "Diharapkan sekolah tersebut memiliki standar perpustakaan nasional dan diakreditasi nantinya," sebut Sutadi lagi.
Kalau sekolah memiliki akreditas standar nasional paling tidak akan berdampak pada sekolah tersebut, memberikan pelayanan yang baik kepada pelajar di sekolah juga guru. “Pelajar bisa membaca buku di perpustakaan didukung dengan tempat yang didesain senyaman mungkin. Guru juga bisa mengarahkan muridnya mencari referensi mengambil materi dari perpustakaan. Kemudian koleksi buku mereka juga sesuai dengan standar," sebut Sutadi lagi.
Mengenai perpustakaan di Balikpapan yang telah terakreditasi sudah ada 10 unit.
'Ada 10 perpustakaan meliputi perpustakaan sekolah, SD, SMP dan SMA dan perguruan tinggi. Masih sedikit, karena dalam mewujudkan perpustakaan yang terakreditasi tidak mudah. Harus didukung dengan syarat tempat, SDM, Pelayanan dan koleksi buku," pungkas Sutadi.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur