Ketua RT 9 Kariangau, Junaidi menjelaskan bahwa sebelumnya dirinya mendapat informasi dari warganya terjadi longsor pada Jumat pagi.
“Perkiraan subuh sih (longsornya), pagi sudah diliat warga sudah longsor, ada sekitar 40 meter jalan yang terjadi longsor,” ujarnya.
Mendapati laporan warga, Junaidi pun langsung menginformasikan kejadian tersebut ke pihak Kelurahan Kariangau dan pihak perusahaan untuk ditindak lanjuti.
Lurah Kariangau bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang mendapat laporan langsung meninjau lokasi terjadinya longsor.
Menurut Babinsa Kariangau, lokasi jalan ini merupakan program Karya Bakti yang dibuka oleh Kodim 0905/Balikpapan, yang dulunya diperuntukkan untuk akses jalan menuju perkampungan Teluk Waru dan bangunan eks Sekolah Dasar dan SMP Negeri 021 Kariangau.
“Sudah mulai ditangani dari pihak perusahaan, Pak Babin sama Babinsa dan kelurahan sudah di TKP lakukan pengecekan,” jelas Junaidi.
Untuk diketahui bahwa selain jalan tanah, juga sebagian merupakan jalan cor, yang menggunakan anggaran APBD Kota Balikpapan terimbas longsor tersebut.
Jika penanganan longsor tersebut lambat dilakukan, dan terjadi hujan kembali diperkirakan akan terjadi longsor susulan yang mengancam tiang listrik dan telkom serta akses jalan terputus.
Selain itu, ada sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang selalu menggunakan akses jalan tersebut untuk beraktivitas. “Warga saya ada sekitar 20 KK yang menggunakan akses jalan ini,” ujarnya.
Camat Balikpapan Barat Muhammad Arif Fadhilah menjelaskan bahwa pihaknya melalui Kelurahan Kariangau sudah meninjau lokasi kejadian dan memang benar terjadi kerusakan akibat longsor.
"Yang pasti melalui Pak Lurah akan komunikasi dengan PT KRN dari PT KRN bagaimana nanti kita mendengar keterangan dulu dari PT KRN seperti itu,"timpalnya.
Dia menambahkan bahwa akses jalan tersebut merupakan jalan utama oleh masyarakat setempat. "Untuk akses jalan itu memang kan jalan penghubung yang kerap dilalui masyarakat. Untuk sementara masih bisa dilewati cuman lama kelamaan kan bisa membahayakan makanya Pak Lurah lagi koordinasi di lapangan," tandasnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Supiansya