"Mempertimbangkan persiapan yang sudah lengkap dan upaya maksimal Pertamina dalam mengurai antrean," kata Satria.
Pertamina, lanjut Satria, memastikan bahwa sistem monitoring, digitalisasi, dan sumber daya manusia (SDM) telah sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. "Dioperasikan mulai pukul 08.00 WITA," ucapnya.
SPBU Km 13 yang terletak di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara itu sementara melayani pembelian solar subsidi. Selanjutnya akan melayani pengendara yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) lainnya.
"Pembelian solar subsidi tetap menggunakan Kartu Kendali dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Ada 4 nozzle solar subsidi yang beroperasi dan Pertamina memasok 16 Kiloliter per hari. Menjadi wujud atau realisasi dari komitmen untuk mengoperasikan SPBU Km 13 tepat waktu.
"Bahkan sehari lebih awal. Kami berterima kasih dan apresiasi atas dukungan Wali Kota Balikpapan dalam memerhatikan operasi SPBU KM 13," pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan stok solar subsidi untuk wilayah Kalimantan Timur sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas. Ketahanan stok solar subsidi saat ini cukup untuk 20 hari ke depan atau sebanyak 7.780 KL.
Penulis: Hendra
Editor: Supiansyah