Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo menjelaskan sebelumnya tiga distributor besar Migor dilakukan pemeriksaan.
"Sudah ada tiga atau empat gudang dilakukan pengecekan setelah dicek data-data dan stok opnam di gudang tersebut sementara belum ditemukan penyalahgunaan penimbunan Minyak Goreng di Kaltim,"papar Yusuf kepada Korankaltim.com Rabu (9/3/2022) sore tadi.
Dipastikan di Kaltim belum ada indikasi penimbunan minyak goreng. Dari hasil pemeriksaan di tiga gudang tidak ditemukan minyak goring tersebut.
"Malah dari tiga gudang itu kosong, kalaupun ditemukan sedikit hanya untuk distribusi ke kios-kios atau toko-toko mungkin indomaret atau Alfamart yang ada di sini,"sebutnya .
Kekosongan tersebut karena minyak goring yang tiba ke gudang maka terus didistribusikan ke pasaran."Tidak ada pengendapan,"tegasnya.
Masyarakat diminta tidak punic buying atas kejadian saat ini. "Gak perlu punic buying, kalau hari ini ada stok sedikit tapi tiap hari tetap ada. Artinya di Kaltim belum ada ditemukan indikasi penimbunan minyak goreng," paparnya.
Distribusi minyak goreng dipasaran dipastikan sudah sesuai prosedur. "Bisa dicek di toko-toko semua tersedia jadi masyarakat untuk tidak panik sehingga menimbulkan kerusuhan di lapangan ," pungkas Yusuf.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur