Diperkirakan LKP berada pada 1°18'21.53"S-116°52'20.21"T. Tim KPP Balikpapan kemudian menindaklanjuti dengan melakukan pencarian menggunakan KN Wisanggeni menuju 10.5 NM Laut dari Dermaga Somber Balikpapan, heading 159,68˚ Selatan tenggara – tarik lurus dari Dermaga Somber Balikpapan.
Kasi Operasi KPP Kelas A Balikpapan, Basri menjelaskan, berdasarkan informasi dari kapten kapal bernama Rizal melalui sambungan radio ada tiga awak kapal yakni Rizal (30) sebagai kapten kapal serta ABK yakni Berani (25) dan Aswin (25) mereka semua warga Samarinda.
"Melaporkan adanya Laka kapal mati mesin di perairan Balikpapan. Kapal tersebut dari Kampung Baru Balikpapan menuju Samarinda mengalami mati mesin dan trouble generator pompa air serta kondisi kapal mengalami kebocoran," ungkap Basri.
Pencarian dilakukan di LKP, alhasil sekira pukul 00.56 WITA kapal bersama awaknya dapat ditemukan. Evakuasi kemudian dilakukan kepada ketiga awak kapal dipindahkan ke KN Wisanggeni untuk diperiksa kesehatan.
Kondisi korban dalam keadaan sehat selanjutnya dibawa ke Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan. "Mereka berangkat bertolak dari Kalimantan Tengah menuju Samarinda untuk melakukan docking," jelas Basri.
Selanjutnya akan dilakukan perbaikan terhadap KM Bintang Anugrah yang sebelumnya terjadi trouble pada mesin. "Akan dilakukan penambalan terhadap kapal yang mengalami kebocoran," jelasnya.
Kapten KM Bintang Anugrah Rizal menjelaskan sebelumnya melakukan pelayaran dari perairan Kapuas Catur Kalimantan Tengah menuju Samarinda untuk memuat pasir.
"Rencana mau digunakan di Samarinda, kendalanya mesin terus ada rusak juga karena habis kena gelombang daerah di perairan Balikpapan," jelas Rizal.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur