Di tengah upaya pemadaman kebakaran, kericuhan pecah di luar kawasan kilang. Saling dorong hingga lempar benda tak terelakkan.
Tembakan meriam air atau water canon hingga gas air mata dilakukan petugas kepolisian untuk membubarkan massa yang kian beringas. Anjing pelacak tak berhenti menyalak.
Akhirnya massa dapat dibubarkan. Kebakaran pun dipadamkan. Korban kebakaran mendapat penanganan intensif oleh petugas kesehatan dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB). Distribusi BBM tetap normal.
Begitulah skenario dalam simulasi, dan dijelaskan General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Wahyu Sulistyo Wibowo, latihan untuk meningkatkan kesiapsiagaan di internal Pertamina maupun dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para stakeholder.
"Pertamina tentu lebih konsen pada kondisi di dalam, tapi bilamana ada gangguan dari luar, tentunya kita membutuhkan dukungan dari Forkopimda yang ada di sini," kata Wahyu, Senin (6/12/2021).
Simulasi ini tak cuma disaksikan Kapolresta serta Dandim 0905 Balikpapan. Turut dimonitor oleh jajaran direksi serta komisaris Pertamina yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kekurangan apa yang ada di sini nanti jadi pengalaman di unit operasi yang lain termasuk kolaborasi dengan Forkopimda," tuturnya.
Sementara itu, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Thirdy Hadmiarso ingin simulasi menjadi prosedur operasi standar di kedua belah pihak.
"Mulai dari koordinasi, hingga pencegahan. Sehingga kami mengupayakan proses penanganan dijalankan dengan baik," ujar Thirdy.
Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Inf Faisal Rizal menambahkan, sinergi antara Pertamina dengan Forkopimda dikuatkan agar penanganan kondisi darurat berjalan sesuai prosedur.
"Bagaimana mengisolir permasalahan yang ada, kemudian memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kejadian yang sebenarnya. Termasuk kerawanan yang ditimbulkan," imbuhnya.
Simulasi kedaruratan skala besar merupakan upaya untuk mendukung keandalan kilang. Kesiapan dan kewaspadaan juga ditingkatkan guna menghadapi kemungkinan peristiwa yang tidak diinginkan.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan