Pelatihan pendampingan UMKM GP Ansor ini digelar di seluruh provinsi se-Indonesia yang disupport oleh salah satu Bank BUMN. Kali ini dilakukan di Provinsi Kalimantan Timur tepatnya di Asrama Haji Kota Balikpapan, Sabtu-Minggu, 4-5 Desember 2021.
"Jadi kegiatan pertama ini adalah provinsi yang ke 30 dari 34 provinsi. Ini disupport oleh bank BNI di seluruh indonesia," kata Wakil Sekjen PP GP Ansor Bidang Ekonomi, Addin Jauharudin usai membuka secara resmi pelatihan pendampingan UMKM.
Addin Jauharudin berharap dari pelatihan tersebut agar pelaku UMKM khususnya kader Ansor bisa bangkit dari pandemi covid-19 yang melumpuhkan ekonomi. Dan juga sesuai dengan tema besarnya, saatnya ansor naik kelas.
"Harapannya adalah dalam situasi pandemi yang berkepanjangan hampir dua tahun ini setidaknya ansor harus bangkit. Dengan cara kita kasih motivasi serta pelatihan kewirausahaan," harapnya.
Dijelaskannya, saat ini Ansor juga menjual produk-produk agar kader juga bisa menjadi pelaku bisnis. Produknya telah secara masif tersebar sampai ke tingkat kelurahan maupun desa.
"Kemudian juga pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat) UMKM melalui bank BNI, baik itu KUR yang super mikro kemudian KUR mikro maupun KUR kecil, kemudian pembiayaan juga melalui non KUR," ucap Addin Jauharudin yang juga Komisaris PT Pos Indonesia.
Tak hanya itu, Ansor juga mengembangkan skema pembangunan 1000 Pertashop di jaringan Ansor seluruh Indonesia.
"Mudah-mudahan dengan cara ini maka kita pastikan bahwa mungkin ada sahabat-sahabat Ansor yang sedang turun ekonominya kemudian korban PHK bisa mencari alternatif usaha lain yang kita tawarkan, ini semuanya akan tumbuh dan semangat kembali," ujarnya.
Untukpelatihan pendampingan UMKM kali ini, difokuskan kepada kader Ansor terlebih dahulu, setelah seluruh provinsi akan ada tahapan selanjutnya untuk masyarakat umum.
"Sebenarnya bisa, tapi memang tahapan kedua yah, tahapan yang pertama adalah kita ingin memotivasi internal dulu. Ansor juga kan bicara tentang pribadinya, lingkungan keluarganya. Nah kita ingin bahwa Produk-produk ini tidak dinikmati hanya oleh para pengurus, tapi juga oleh keluarga besar mereka semuanya," ujar Addin Jauharudin yang juga Ketua Umum PB PMII periode 2011/13.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan