"Secara nasional ditargetkan 80 persen Desember akhir tahun ini, Balikpapan sama saja kami mengikuti tahapan dari pusat," ujar Dio, sapaan akrab Sri Juliarty kepada Korankaltim.com Rabu (6/10/2021) hari ini.
Target 80 persen vaksinasi itu adalah menghitung dari jumlah warga kota dari umur 12 tahun ke atas. "562 ribu sasaran, karena kan usia bayi balita belum masuk, kami hitung dari usia 12 tahun ke atas," sebutnya.
Dari target itu Dinkes Balikpapan lebih memprioritaskan sasaran kepada kelompok lansia sesuai dengan arahan dari Airlangga Hartarto, Menteri Ekonomi saat melakukan siaran pers di akun YouTube.
"Lebih di pertajam dari Menko, capaian vaksinasi yang dikejar bukan hanya dosis satu dua, tapi tingkatkan lagi pada sasaran lansia," jelasnya.
Untuk tingkat vaksinasi kelompok lansia terbilang cukup tinggi dimana dosis satu lansia di Kota Beriman sudah mencapai 52,1 persen.
Dinkes Balikpapan meminta kepada RT maupun lurah untuk membantu percepatan vaksinasi kelompok lansia.
"Kami mohon bantuan dari RT dan lurah untuk mengecek mana lansia-lansia yang belum di vaksin," jelas Dio.
Lansia mayoritas tidak mau ikut vaksinasi dikarenakan masih ada rasa takut dan ragu karena faktor usia serta penyakit yang dialaminya. "Bukan tidak mau, tetapi mereka ragu karena memiliki penyakit-penyakit lain, jadi rata-rata itu mengambil keputusan sendiri. padahal sebaiknya datangin saja dulu nantikan ada proses screening atau konsultasi kepada dokter," jelas Dio.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur