Koordinator Jaringan Gusdurian Balikpapan, Sainuddin mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dedikasi terhadap masyarakat Indonesia dengan membagikan Rp 1 Juta per anak yatim seluruh Indonesia.
"Dengan program KMD ini, kami memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai Rp 1 juta per anak. Ada ribuan anak yatim seluruh Indonesia dan khusus di Kaltim itu terbagi di empat Kabupaten/Kota," kata Sainuddin, Jumat (17/9/2021).
Sebelumnya jaringan Gusdurian mengadakan konser amal bertajuk "Indonesia Pulih", yang digelar secara virtual beberapa hari yang lalu dengan platform "Peduli Anak Yatim" bersama Lembaga Gusdurian Peduli.
Agenda tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Lahir KH Abdurrahman Wahid yang kerap disapa Gusdur pada 7 September lalu, sebagai salah satu sosok tokoh Nahdlatul Ulama dan Presiden Ke-4 Republik Indonesia.
Zainuddin menjelaskan pada saat penyaluran bantuan itu banyak melihat peristiwa mengharukan terhadap anak yatim yang terdampak di masa covid seperti ini.
"Melihat fenomena fakta di lapangan atau sosial masyarakat, banyak sekali orang tua dari adik-adik belia kita yang meninggal dan sementara ekonomi mereka tertinggal juga harus melanjutkan pendidikan." Paparnya.
Ia mengaku terharu karena dalam penyaluran tersebut ada sosok Ibu ernawati yang mengeluhkan kewalahan dalam menjalankan kehidupan sehari-harinya. Sebagai tulang punggung keluarga menggantikan sosok suami yang mengalami sakit dan akhirnya meninggal beberapa bulan lalu, sementara terdapat dua anak yang masih belia harus dibiayai sekolah dan dirawatnya.
"Kami sangat terharu melihat kondisinya yang sangat tegar, sementara ada dua anak yang masih belia dan ibunya berumur lansia harus dinafkahi serta dirawat. Suaminya pun meninggal akibat sakit beberapa bulan yang lalu, belum lagi situasi pandemi seperti ini." ungkapnya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan