"Kita bersyukur lah sekolah kita sudah mulai divaksin, tadi separoh lebih sekolah kita sudah divaksin. Harapan kita mudah-mudahan programnya cepat berkesinambungan dan semua sekolah bisa divaksin anak-anaknya," kata Muhaimin.
Lewat vaksinasi ini diharapkan ke depan sekolah dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilihat dengan persiapan yang sudah dilakukan oleh berbagai pihak. "Sehingga kalau nanti situasi dan kondisi memungkinkan untuk belajar tatap muka, kita sudah siap,
artinya tenaga guru dan kependidikan sudah divaksin kemudian sekolah sudah siap menerapkan prokes mungkin anak-anak kita sudah divaksin dan juga memberikan kepercayaan yang lebih tinggi kepada para orang tuanya untuk melepas putra putri nya kalau nanti kita bisa melaksanakan PTM," paparnya.
Hal senada juga diungkapkan salah seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan (MAN Balikpapan) yang merasa senang dan gembira dikarenakan ada kabar akan diberlakukannya PTM.
"Kalau di sekolah tadi itu menerima vaksinnya kan untuk kelas 10,11 sama 12, jadi kita tidak ikut sama program umum sapa tahu nanti ada pembelajaran tatap muka langsung gitu, menurut saya lebih bagus, pembelajaran tatap muka kan lebih efektif dari pada pembelajaran online,
Kalau sudah divaksin juga mungkin udah aman imunnya teman-teman sekolah saya, jadi kalau pembelajaran tatap muka sudah divaksin sudah lebih efektif," kata Dewi Lailatul Badriyah, ketua OSIS MAN Balikpapan.
Vaksinasi Covid-19 khusus untuk pelajar di Balikpapan ditargetkan rampung pada September 2021. Tercatat ada 68.176 sasaran pelajar di mana pada hari ini baru mencapai 5,5 persen atau baru 3.700 sasaran pelajar.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty optimistis target vaksinasi pelajar rampung sesuai target. "Memang masih banyak tetapi kita fokus dua minggu ini, Target sampai September selesai," jelasnya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan