Rencana ini telah dimasumkan sebagai salah satu agenda dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan 2020-2024 tentang pembangunan pelabuhan di Kampung Baru yang sudah direncanakan sejak 2016 lalu, bahkan telah ada feasibility study (FS) maupun detail engineering design (DED). Hanya saja belum terealisasi karena masih terkendala masalah anggaran dengan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 70 miliar yang dikerjakan secara multiyears.
Sesuai konsep awal rencana renovasi pelabuhan kampung baru ini akan mengintegrasikan atau menghubungkan dermaga dengan permukiman menggunakan jalan beton dari perkampungan atas air Jalan Sepaku dengan panjang kurang lebih 900 meter.
Kemudian untuk tahun depan pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp 71 miliar untuk pemeliharan dan pemasangan 1.000 PJU baru, sesuai dengan RPJMD setiap tahun dibangun 1.000 PJU.
“Itu total keseluruhan, di sana ada gaji, ada bayar rekening listrik, jadi total rekening listrik sama biaya perawatan total sekitar Rp 25 atau Rp 26 miliar dan untuk gaji karyawan. Jadi dari total Rp71 miliar itu, hanya Rp 20 miliar di luar kegiatan kita untuk rekening JPU ini cukup mahal, 1 bulan kita kita bayar lebih kurang Rp 1,7 miliar hingga Rp 1,8 miliar jadi totalnya Rp 25 miliar,” kata Sudirman
Sudirman menjelaskan, untuk pembangunan 1.000 PJU setiap tahun karena menyesuaikan kebutuhan yang sesuai dengan hasil survei dan laporan. “Kenapa 1.000 PJU karena ada perluasan pembangunan perkotaan, Balikpapan berkembang. Dan untuk tahun ini sudah ada penambahan 1.300 PJU dan targetnya rampung September 2021 dan sudah dilakukan uji coba sesuai kontrak," ungkapnya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan