Kurang 15 Ton Perhari, Menteri PMK: Perusahaan Jangan Ambil Oksigen di Kaltim
1 menit baca430 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy datang ke Balikpapan meninjau pasokan oksigen untuk kebutuhan pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan diketahui Kalimantan Timur juga Kalimantan Utara secara agregat masih kekurangan oksigen 15 ton perhari.
Dalam tinjauannya, Muhadjir Effendy juga menyebut dibutuhkan tabung ukuran 6 meter kubik sebagai suplai bagi rumah sakit yang belum memiliki tank oxygen liquid. "Saya meminta perusahaan-perusahaan di sekitar Kaltim, yang memiliki botol oksigen untuk dipinjamkan agar bisa dimanfaatkan baik oleh rumah sakit maupun warga," kata Muhadjir Effendy usai peninjauan di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Senin (26/7/2021) hari ini.










