Gangguan teknis diantaranya masalah jaringan internet dan antusias ribuan masyarakat yang mendaftar secara bersamaan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Balikpapan Sutadi kepada korankaltim.com mengatakan belum bisa diaksesnya pendaftaran Covid-19 karena antusias tinggi masyarakat yang mendaftar dengan kuota vaksinasi yang terbatas.
Jaringan internet tak dapat mengakses data Nomor Induk Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (NIK Disdukcapil). "Karena kuota terbatas, tapi puluhan ribu orang yang daftar secara bersamaan," sebut Sutadi.
Antusias tinggi masyarakat yang ingin divaksin hingga banyak yang mencari informasi tentang kegiatan vaksinasi diberbagai tempat juga jadi penyebab kendala teknis tersebut, satu diantaranya vaksinasi masyarakat umum yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah melalui Diskominfo.
Tahap kedua vaksinasi dibuka 22 Juli kemarin dan akan diselenggarakan 26 Juli awal pekan depan di BSCC Dome dengan kuota seribu orang melalui link htpps://vaksinasi.balikpapan.go.id.
Diskominfo membuka pendaftaran mulai jam 09.00 WITA. "Saya dari jam 08.00 WITA sudah buka linknya, sampai berulangkali saya refresh ternyata hasilnya nihil," ungkap Hijir Ismail.
Sebagai evaluasi, Sutadi menjelaskan untuk melakukan kegiatan vaksinasi ditahap selanjutnya akan membuka link pendaftaran tanpa batas kuota, jadi masyarakat semua bisa daftar dan pihaknya akan disaring sesuai jumlah kuota vaksin yang di sediakan.
"Solusinya untuk tahap ketiga bagi masyarakat umum nanti link pendaftaran akan dibuka tampa batas, sehingga kapanpun semua orang bisa mendaftar. nanti yg sudah daftar akan mendapatkan nomor urut sesuai terdaftar diaplikasi Vaksin, terkait kapan jadwal vaksinnya nanti akan diinformasikan kembali sesuai jumlah vaksin yg akan diterima oleh kota Balikpapan," tutup Sutadi.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur