Memotong hewan kurban untuk membagikan dagingnya kepada masyarakat menurut Rahmad Mas'ud sudah berlangsung dari tahun-tahun sebelumnya dan dilakukan keluarga besarnya yang tersebar dibeberapa daerah.
"Keluarga besar kami, Bani Mas'ud bersaudara, sekitar 400-an ekor seperti tahun tahun kemarin, kami bagikan dibeberapa tempat juga termasuk di beberapa masjid, musala ada juga di pondok pesantren dan di yayasan yayasan yang kami berikan," papar Rahmad.
Proses pemotongan hewan kurban di rumah jabatan (rujab) wali kota dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dimana petugas pemotongan berasal dari orang rujab dan pemotong sapi dari luar yang harus melakukan rapid test.
"Yang pasti, kalau sebelum pandemic mereka datang, tahun ini kami antarkan untuk mereka yang dapat kupon agar prokesnya jalan," papar Rahmad.
Dari lima ekor sapi dibagikan ke lingkungan sekitar dan masyarakat sudah didata, dimana ada seribu yang tercatat sebagai penerima daging kurban.
"Kalau di rumah sini ada lima ekor sapi limousine, kalau kurang ditambah lagi, karena daging ini kami sumbang ke lingkungan warga juga saudara-saudara yang berhak menerimanya, sama seperti kemarin sekitar seribuan," papar Rahmad.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur