Kejadian berawal Selasa (29/6/2021) sore sekira pukul 15.15 WITA di mana Zahra berpamitan pergi untuk bermain tidak jauh dari rumah.
Hingga memasuki waktu Maghrib, Zahra tidak kunjung pulang ke rumah hingga akhirnya sang Ibu Zahra, Ika melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balikpapan Timur.
Jajaran Polsek Balikpapan Timur bersama, Jatanras Polda Kaltim dan Satreskrim Polresta Balikpapan mendatangi rumah korban untuk memintai keterangan dan proses penyelidikan.
Tidak jauh rumah si bocah, ada warga yang memiliki rekaman CCTV. Dalam rekaman tersebut terlihat Zahra tengah bermain sendirian lalu ada seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor matik membonceng Zahra.
Hingga akhirnya pada Selasa (6/7/2021) pukul 05.00 WITA seorang jamaah Musala Al Barokah di komplek perumahan Mentari RT 7 Daksa Balikpapan Selatan bernama Suroso saat itu melaksanakan salat subuh. Jarak musala dari rumahnya hanya sekitar 50 meter.
Saat akan masuk musala, Suroso melihat anak perempuan duduk menangis di pojokan, selanjutnya Suroso menyuruh anak itu diam dan menunggu sebentar
Usai salat subuh Suroso membawa anak tersebut ke rumahnya dan melaporkan penemuan tersebut ke ketua RT. 7 bernama Teguh. Selanjutnya Ketua RT melaporkan kejadian tersebut ke Babinsa.
Sekira Pukul 08.00 WITA ibu dan keluarga anak tersebut datang untuk menjemput bersama anggota Satreskrim Polresta Balikpapan dan dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan untuk dimintai keterangan.
Saat ini Kepolisian juga belum bisa memintai keterangan dari korban terkait siapa orang yang membawa selama ini. "Belum nanti dulu, kami biarkan korban tenang, nanti biar ibunya yang pelan-pelan ajak bicara. Yang jelas masih kami dalami pelakunya," kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur