Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, kerja sama ini untuk memperluas jaringan keagenan sekaligus menjalankan literasi keuangan.
"Khususnya kepada kaum milenial seperti di lingkungan PP Pemuda Muhammadiyah," kata Damar dalam rilis tertulis ke KoranKaltim.Com, Jumat (4/6/2021).
Bagi Pegadaian, lanjut Damar, kerja sama kali ini sangat strategis. "Karena jaringan pemasaran produk dan layanan perseroan akan semakin luas," ucapnya.
"Kader Pemuda Muhammadiyah yang menjadi agen bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk memutar roda perekonomian masing-masing individu dan juga meningkatkan perekonomian Indonesia," sambungnya.
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto menjelaskan, para kader sadar akan pentingnya pengetahuan terhadap investasi keuangan dan perencanaan masa depan.
"Sekaligus mewujudkan salah satu visi PPPM dalam memberikan dukungan terhadap pengembangan kapabilitas anggota terutama terhadap kebutuhan finansial," kata Sunanto.
Selain itu, jumlah anggota Organisasi Kepemudaan Nasional yang mencapai 4 juta orang di 34 provinsi dapat membantu pengembangan insan pemuda Indonesia yang terus berkembang dan berkontribusi terhadap kemaslahatan umat serta meningkatkan kualitas kader dalam komunitas.
Hingga saat ini tercatat lebih dari 900 perusahaan yang telah bersinergi dengan Pegadaian. Di antaranya BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, maupun instansi lainnya. (*)
Penulis: */Hendra
Editor : Bambang Irawan