Penyakit seperti hipertensi, stroke hingga jantung dapat membuat suka cita lebaran menjadi duka. Kendati hingga kini belum ada kabar mengenai laporan kesehatan masyarakat pasca-Idulfitri.
"Belum ada," kata Andi Sri Juliarty selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan ketika dikonfirmasi KoranKaltim.Com, Sabtu (15/5/2021).
Belum ada laporan yang dimaksud berasal dari 7 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang memang beroperasi 24 jam ketika lebaran kemarin. Terlebih semua fasilitas kesehatan milik pemerintah kota mulai beroperasi kembali.
"Semua Puskesmas sudah membuka pelayanan juga hari ini. Nanti kita evaluasi tren kasus dan jumlah kunjungan pasien," ujarnya.
Selain itu, setiap Puskesmas sudah dibekali antigen untuk mengantisipasi pemeriksaan Covid-19 sesudah Idulfitri. Bagi masyarakat yang bergejala dipersilakan memeriksakan diri.
"Untuk mengantisipasi sekaligus upaya tracking cepat. Maka semua puskesmas sekarang sudah ada rapid antigen," terangnya.
Wanita yang akrab disapa dokter Dio ini meminta warga untuk selalu waspada terhadap penularan Covid-19. Mengingat gejala dan masa inkubasi baru akan terlihat saat hari ke 7 sampai 14 hari.
"Kalau yang sudah mutasi itu penularannya lebih cepat. Harus diwaspadai," pungkasnya.[]
Penulis: Hendra
Editor : Rusdi