Operation Head Pertamina DPPU Sepinggan Heri Ashari mengatakan program Kredawala berfokus kepada pembinaan kemandirian melalui kegiatan peningkatan keterampilan dan keahilan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan juga eks WBP.
"Art Gallery juga tidak menutup untuk para pelaku UMKM untuk mengenalkan produknya sebagai bentuk dukungan Pertamina untuk UMKM kota Balikpapan," kata Heri Ashari, Rabu (7/4/2021).
Art Gallery merupakan bangunan yang memiliki fungsi sebagai tempat untuk mengenalkan produk buatan WBP seperti beberapa jenis kerajinan. Selain itu untuk menambah kegiatan dan perputaran ekonomi.
"Kami juga menambah fasilitas kafe kopi bekerjasama dengan Lapas dan FOKUS Balikpapan yang diberi nama Jail Coffee," ungkapnya.
Kredawala merupakan bentuk komitmen Pertamina DPPU Sepinggan untuk ikut serta berkontribusi dalam pembinaan kemandirian bagi WBP dan eks WBP. "Art Gallery diharapkan dapat menjadi salah tempat untuk mendapatkan oleh-oleh atau buah tangan khas Balikpapan," ucapnya.
Lapas Kelas IIA Balikpapan masuk dalam 10 besar Lapas di Indonesia yang berpenghuni lebih daripada kapasitasnya alias over capacity 487 persen. Dari kapasitas 235 orang diisi oleh 1.379 orang.
Kepadatan penghuni tersebut menyebabkan ketidakoptimalan dalam memberikan pelayanan dan pendidikan kepada WBP. "Kredawala sangat sesuai dengan target Pertamina dalam mendorong pencapaian target SDGs di Balikpapan," timpal Susanto August Satria selaku Manager Comm Rel & CSR MOR VI Kalimantan.
Khususnya pada tujuan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan produktif. "Juga pekerjaan layak bagi semua," imbuhnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Pujiono Slamet menyambut program dari Pertamina dan siap untuk berkolaborasi dalam memberikan program terbaik kepada WBP.
"Kami dari Lapas memang sudah ada pembinaan untuk WBP, namun ini menjadi lebih baik dengan ikut sertanya Pertamina DPPU Sepinggan melalui program Kredawala," kata Pujiono Slamet.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan