Presiden mengapresiasi kader-kader PMII yang telah menunjukan komitmen kebangsaan yang kuat dan konsisten menyuarakan kepedulian serta keadilan terhadap sesama. Termasuk bersifat kritis solutif demi kebaikan bangsa. "Merawat optimisme generasi muda dengan semangat Keislaman dan Keindonesiaan," sambungnya.
Menurutnya, semua itu menjadi kewajiban bagi setiap individu kader karena PMII merupakan laboratorium kepemimpinan generasi muda Islam yang akan ikut menentukan maju atau mundurnya Indonesia di masa depan.
"Saya minta dukungan dan partisipasi para kader PMII agar menjadi bagian dari jihad kebangsaan. Ikut berkontribusi, ide dan gagasan serta bekerja nyata membantu menyelesaikan berbagai persoalan bangsa," sampai Jokowi.
Sementara Ketua Umum PB PMII, Agus Mulyono Herlambang menyatakan organisasi ditugaskan menangkal radikalisme di kampus-kampus sekaligus untuk percepatan serta adaptasi dalam pengembangan teknologi.
"Perlu kami tegaskan, sejak PMII berdiri mungkin menjadi satu-satunya organisasi kemahasiswaan Islam yang langsung mencantumkan Pancasila sebagai asas organisasi. Oleh karena itu komitmen kebangsaan dan kenegaraan tidak perlu diragukan," tegasnya.
Selain dibuka Presiden, Kongres XX PMII yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Balikpapan turut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPR RI yang juga Mabinas PB PMII Muhaimin Iskandar, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.[]
Penulis: Hendra
Editor : Rusdi