"Walau pun (kasus) Covid-19 juga paling banyak," kata Isran Noor, Rabu (10/2/2021).
Terlebih kota yang dikenal dengan sebutan Madinatul Iman ini akan menjadi salah satu daerah paling penting di Kaltim. Bahkan sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN).
"Setelah selesai rapat koordinasi di Istana Negara, presiden menyampaikan pembangunan IKN pasti diteruskan, menuggu pandemi reda," ungkapnya.
Bahkan, lanjut Isran, pembangunan IKN segera dilanjutkan setelah vaksinasi selesai dan penularan Covid-19 berkurang. "Itu janji presiden," ucapnya.
Sementara Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengaku tidak gampang melaksanakan pekerjaan rumah bagi pemimpin baru karena semua lagi fokus pada penanganan pandemi Covid-19.
"Jangankan membangun, mengatasi Covid-19 saja sudah sangat berat," kata Rizal Effendi.
Dia pun menyayangkan beberapa proyek strategis tak dapat dilaksanakan. Salah satunya coastal road yang digadang-gadang mengubah wajah Balikpapan karena kawasan perkotaan dipindahkan ke pinggir pantai.
Begitu pula dengan tertundanya pembangunan IKN yang diperkirakan menelan investasi sebesar Rp500 triliun. Bisa meningkatkan perekonomian dan mengubah Balikpapan untuk 5 tahun ke depan.
"Tapi karena Covid-19 ya situasinya jadi seperti ini," tukas Rizal Effendi.
Selain upacara, peringatan hari jadi kota Balikpapan ke 124 tahun juga diselingi penyerahan penghargaan kepada beberapa tokoh pembangunan dan pejuang serta relawan penanganan Covid-19.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan