Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) dari DPC PDI Perjuangan Kota Balikpapan, Muhammad Bahrul Nur mengatakan pihaknya menggelar pelatihan saksi.
"Mereka ini saksi internal yang tugasnya nanti mendukung saksi dari tim pemenangan," kata Muhammad Bahrul Nur, Sabtu (14/11/2020).
Pelatihan serentak di enam kecamatan itu berlangsung selama tiga hari sejak 13 sampai 15 November 2020. "Jadi PDI Perjuangan juga menurunkan saksi ke TPS," ucapnya.
Peserta pelatihan berjumlah sekitar tiga ribu orang. Dua orang saksi akan ditempatkan pada satu TPS. Artinya ada 1.500 TPS pada Pilkada Balikpapan.
"Peserta merupakan kader dan simpatisan," ujarnya.
Tak sekadar menjadi saksi di TPS. Peserta turut dibekali pemahaman agar dapat menjadi Regu Penggerak Pemilih (Guraklih).
"Ya, mereka nanti juga mengajak warga agar datang mencoblos ke TPS pada 9 Desember mendatang," jelasnya.
Ketua PAC PDI Perjuangan Balikpapan Tengah, Suwanto menambahkan, setiap saksi yang dikerahkan harus memahami setiap situasi dan kondisi yang terjadi di TPS.
"Rerata saksi kami ini kalangan milenial yang juga kader dan struktur partai di tingkatan anak ranting," timpalnya.
Para saksi itu dilatih untuk memahami pengisian plano C1. Formulir yang memuat data jumlah pemilih hingga hasil surat suara.
Bahkan PDI Perjuangan turut menyiapkan hitung cepat sebagai pedoman awal untuk mengetahui jumlah hingga persentase perolehan suara di seluruh TPS.
Penulis : Hendra
Editor : Bambang Irawan