"Kami menanyakan KPU perihal Tim Panelis yang bukan berasal dari Balikpapan. Kami menganggap hal itu tidak mewakili warga Balikpapan," ungkap Koordinator Aksi, Suryansyah disela kegiatan aksi.
Panelis pada debat publik yang akan dilakukan Rabu (11/11/2020) malam nanti di Hotel Novotel Balikpapan masing-masing adalah Hj Aji Ratna Kusuma, Aji Sofyan Effendi, Benny Chanio serta Hj Rahmawati dengan moderator Muhammad Muhdar.
Panelis seharusnya berasal dari warga Balikpapan karena mengetahui perkembangan situasi kota. "Padahal di Balikpapan banyak kampus-kampus besar dengan akademisi yang mumpuni di bidangnya seharusnya itu yang dijadikan panelis," katanya.
Kedatangan mereka juga bermaksud untuk mendapatkan keterangan langsung dari Komisioner KPU Balikpapan. "Kami tentu ingin mendengar langsung alasan dari KPU, sebelumnya kami sudah bersurat ke KPU terkait panelis ini pada tanggal 26 Oktober 2020 tapi tidak ada tanggapan," jelas Suryansyah.
Menanggapi hal itu Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengatakan para panelis sebelumnya sudah diputuskan melalui rapat pleno sehingga tidak akan ada penggantian panelis.
"Tim yang ada ini menurut rapat pleno sudah mengurangi protes, ternyata masih ada pihak-pihak yang mempertanyakan jadi kami jelaskan. Kami sudah umumkan lama nanti malam sudah pelaksanaan hari H kemungkinan ganti hampir tidak mungkin," papar Thoha.
Para akademisi serta moderator sudah mewakili warga Balikpapan. "Tiga orang akademisi dari Samarinda satu Balikpapan, moderator Balikpapan, jadi saya pikir sudah mewakili," tegas Thoha. (*)
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur