"Kami mengimbau masyarakat untuk mensukseskan Pilkada Balikpapan jangan Golput, datang ke TPS, karena di TPS ada dua pilihan, pilihan nyata dan tidak nyata silahkan masyarakat diberikan keleluasaan penuh untuk memilih apa yang terbaik untuk Balikpapan ke depan," kata AHB saat menggelar press conference pada Selasa (15/9/2020) tadi.
Demokrasi di Balikpapan harus dijunjung tinggi untuk melindungi hak hak."Saya juga ingin menyampaikan sesungguhnya masih banyak ruang untuk menegakkan demokrasi di Balikpapan dan kami sepakat demokrasi harus dijalankan," tegasnya.
Di Balikpapan tidak semuanya partai politik mau bergerak menghidupkan demokrasi. "Yang bertahan hanya dua yakni Partai Nasdem dan Partai Hanura serta PSI non parlemen. Proses itu sudah berjalan namun SK yang belum kami terima hingga batas akhir perpanjangan pendaftaran. Saya atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Partai Nasdem, Hanura dan PSI mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Balikpapan atas memberikan kesempatan untuk ikut dalam tahapan kontestasi Pilkada Balikpapan walaupun belum bisa masuk ke dalam gelanggang karena perjuangan ini," paparnya.
AHB berharap penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu dapat bertugas seadil-adilnya melindungi hak masyarakat."Kami juga mengharapkan kepada penyelenggara Pemilu untuk berbuat seadil-adilnya dan melindungi hak masyarakat terutama dalam memilih masuk ke TPS untuk memilih apa yang menjadi hak nya memilih yang terbaik dari yang ada," tutup AHB. (*)
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur