Dari tipu dayanya itu, Amat meminta imbalan sejumlah uang kepada korban untuk "pelicin". "Udah habis uangnya buat foya-foya. Semua habis,"aku Amat saat dicecar pertanyaan wartawan pada Kamis (13/8/2020) sore.
Pria berbadan tambun ini mengaku sebagai wartawan televisi nasional."Kemarin ngaku dari ANTV,"singkatnya.
Kasat Reskrim Polres Balikpapan Kompol Agus Arif Wijayanto mengungkapkan, ada empat korban yang resmi melaporkan pelaku ke Polresta Balikpapan atas aksi penipuan.
"Uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi. Sementara ini baru ada empat korban dengan total kerugian Rp24 juta. Kami masih menunggu mungkin masih ada warga Balikpapan yang merasa sebagai korban bisa melaporkan diri ke Polresta Balikpapan,"bebernya.
Modus operandi yang dilakukan pelaku dengan cara mengiming-imingi korban agar anaknya bisa masuk sekolah negeri.
"Tersangka mengaku sebagai wartawan menjanjikan korban bisa memasukan anak korban ke salah satu sekolah di sekolah negeri di wilayah hukum Polresta Balikpapan. Selain itu juga menjanjikan bisa memasukan anak korban lain ke salah satu perusahan di Kota Balikpapan,"ungkapnya.[]
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Rusdi