Hal tersebut berbanding terlabil di mana Kutai Timur sebagai kabupaten tertinggi ke dua APBD senilai Rp2,5 Triliun. Parahnya lagi Kutim saat ini hanya memiliki kas daerah sebesar Rp58,76 miliar.
"Setelah APBD usai covid di recofusing Kutai Kartanegara itu Rp4,9 triliun dan Kutai Timur Rp2,5 Triliun tapi kok dikasnya hanya Rp58 miliar, saya juga bingung kas daerah lain tinggi. Kutai Timur kan APBD nya nomor dua tertinggi di Kaltim," ucapnya saat memberikan paparan pada kegiatan Rakor persiapan Kepala Daerah serentak 2020 dan pengarahan Gugus Tugas Covid-19 di Provinsi Kaltim di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Sabtu (18/7/2020).
Bahkan mantan Kapolri ini memerintahkan kepada Dirjen Keuangan Daerah dan Direktorat Kriminal Khusus (Ditreakrimsus) Polda Kaltim untuk melakukan pemeriksaan ke Pemkab Kutim." Tolong ini cepat Dir Krimsus atau duluan Dirjen saya yang datang ke sana," cetusnya
Tito juga memberikan apresiasi kepada kabupaten dan kota seperti Kutai Kartanegara, Samarinda, Balikpapan, Berau, Bontang, Paser, Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
"Yang sudah 100 persen Kabupaten Kutai Kartanegara tepuk tangan dulu udah beres semua ini. Selain Kutai Kartanegara yakni Kota Balikpapan terimakasih Pak Wali, selanjutnya Kota Samarinda. Ada keamanannya yang belum Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat KPU dan Bawaslunya juga ok Kabupaten Paser 100 persen yang sudah bawaslu 100 persen dan KPU ya 98 persen itu Bontang dan Mahakam Ulu itu juga terimakasih bahkan Mahakam Ulu kemanannya sudah 100 persen terimaksih juga," sebutnya.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Desman Minang