Tak jarang pula berbagai kegiatan digelar bersama komunitas di RCB Dahor semasa normal atau ketika belum terjadi pandemi. Bahkan tingkat kunjungan bisa mencapai 200 orang setiap bulan.
"Hampir 4 bulan RCB Dahor kami tutup. Beberapa kegiatan juga dibatalkan untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19," kata relawan Dahor Heritage Balikpapan, Rusdiansyah saat menerima bantuan protokol kesehatan dari Pertamina, Rabu (1/7/2020).
Bantuan perlengkapan protokol kesehatan itu berupa fasilitas dispenser beserta sabun cuci tangan, hand sanitizer, tisu dan cairan pembersih atau disinfektan.
"Untuk menjaga kebersihan di RCB Dahor apabila akan dibuka kembali bagi umum setelah pandemi dianggap telah terkendali," ujar Region Manager Communication & CSR Kalimantan, Roberth M.V. Dumatubun.
Ke depan RCB Dahor kembali menerima kunjungan meski dalam jumlah terbatas. Mengingat saat ini mulai memasuki kebiasaan baru atau lebih dikenal dengan sebutan new normal. "Kunjungan untuk keperluan riset dan penelitian," ucapnya.
Diharapkan RCB Dahor semakin berkembang tak hanya sebagai sarana pendidikan dan sejarah termasuk mengenai industri minyak di kota Balikpapan. Tetapi sebagai wadah komunitas masyarakat.
"Harapannya RCB Dahor kembali bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat," pungkas Roberth.
Penulis: Hendra
Editor: Desman Minang