"Saya tinggal di Manggar. Sudah lima tahun nggak mudik. Alhamdulillah, dapat tiket, jadi bisa pulang," kata Sumiyati yang kesehariannya berjualan susu kedelai.
General Manager PT Angkasa Pura I Balikpapan, Farid Indra Nugraha mengatakan, pihaknya memberangkatkan 600 pemudik dan merupakan program pertama BUMN kedirgantaraan tersebut.
"Ya, harapannya program seperti ini terus berkelanjutan dan sinergi dengan BUMN lainnya. Walau kondisi keuangan belum membaik, Angkasa Pura I tetap memberangkatkan pemudik secara gratis," kata Farid Indra Nugraha.
Angkasa Pura I, lanjut Farid, menggelontorkan anggaran hingga Rp650 juta untuk program Mudik Gratis Bareng BUMN untuk Kota Balikpapan. "Insya Allah, kami terus kerja sama dengan pemerintah kota untuk memberangkatkan pemudik setiap tahun," ucapnya.
Dirinya melihat peserta mudik gratis sangat antusias ketika mendaftar pada 6 Mei lalu. Bahkan tiket yang disediakan ludes hanya dalam tempo 3 jam saja.
"Doakan saja, Angkasa Pura I Balikpapan bertambah labanya sehingga ke depan bisa memberangkatkan pemudik lebih banyak lagi," ucapnya.
Sementara Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengingatkan pemudik agar menjaga keselamatan dan kekompakan ketika berlayar. Termasuk saling bertoleransi dan dahulukan anak-anak serta kaum perempuan dan orang lanjut usia.
"Karena kan pergerakan penumpang di atas kapal itu terbatas, jadi penting sekali untuk memerhatikan keselamatan," pesannya.
Selain Angkasa Pura I Balikpapan, BUMN yang menggelar mudik gratis diantaranya Telkom, Pupuk Kaltim hingga Surveyor Indonesia.
Penulis / Editor : Hendra