Persembahyangan dilaksanakan di Pura Giri Jayanatha Kota Balikpapan. Di mana dalam pelaksanaannya dilakukan 2 kali. Kegiatan dipimpin oleh Ida Pedanda Prabhawananda Giri.
Untuk pagi hari dimulai pukul 07.30 WITA sampai dengan 11.30 WITA dan pada malam hari mulai pukul 19.00 WITA.
"Selain persembahyangan malam hari juga akan ditampilkan hiburan berupa tari tarian baik anak anak dan dewasa," ungkap Ketua PHDI Kota Balikpapan I Nengah Kayun Widiartana didampingi Ketua Pengurus Pura Giri Jayanatha, I Ketut Murdana.
Pada perayaan Kuningan tersebut juga dibuat nasi kuning hal itu sebagai lambang kemakmuran.
"Kita juga haturkan sesajen-sesajen sebagai tanda terimakasih dan suksmaning idep kita sebagai manusia menerima anugerah dari Sang Hyang Widhi, "jelas Ketut.
Dia menjelaskan bahwa kata Kuningan memiliki makna “kauningan”yang artinya mencapai peningkatan spiritual dengan cara introspeksi agar terhindar dari mara bahaya.
"Dikutip dari Bhagawan Dwija mengatakan makna dari Kuningan adalah mengadakan janji, pemberitahuan, nguningang baik kepada diri sendiri, maupun kepada Ida Sanghyang Parama Kawi, bahwa dalam kehidupan kita akan selalu berusaha memenangkan dharma dan mengalahkan adharma," tandasnya.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Desman Minang