Jumat, 11/09/2026
Jumat, 11/09/2026
Petugas gabungan berjibaku melakukan pemadaman karhutla. (Foto: Dok.PT Sawit Kaltim Lestari)
Jumat, 11/09/2026

Petugas gabungan berjibaku melakukan pemadaman karhutla. (Foto: Dok.PT Sawit Kaltim Lestari)
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RPK) PT Sawit Kaltim Lestari (PT SKL) bersama jajaran Forkopimcam Muara Kaman, Manggala Agni, BKSDA, Damkar Muara Kaman, dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) Tunjungan bergerak cepat mengatasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tim gabungan ini berhasil memadamkan titik api di tiga desa berbeda di wilayah Kecamatan Muara Kaman melalui patroli susur sungai pada Selasa (8/9/2026).
Patroli bersama ini menyusuri aliran Sungai Kedang Rantau yang meliputi wilayah Desa Sabintulung, Desa Tunjungan, Desa Liang Buaya, hingga Desa Sedulang. Langkah preventif dan represif ini dilakukan guna memastikan area rawan karhutla tetap aman dan terkendali.
Aksi tanggap darurat dimulai sekitar pukul 10.30 Wita ketika tim gabungan mendeteksi adanya kepulan asap dan titik api di wilayah Desa Sabintulung. Melihat kondisi tersebut, tim langsung menurunkan tiga unit mesin pompa air dan membagi personel ke dalam tiga tim pemadaman.
Berkat kesigapan petugas, api yang sempat membakar area dengan estimasi luasan dua hektare tersebut berhasil dipadamkan total pada pukul 12.00 Wita.
Perjalanan patroli kemudian dilanjutkan menuju Desa Tunjungan dan Desa Liang Buaya. Namun pada pukul 14.00 Wita, saat menuju Liang Buaya, tim kembali melihat titik api baru di wilayah Desa Tunjungan. Seluruh unsur tim gabungan kembali bahu-membahu melakukan lokalisir dan pemadaman.
Api yang sempat membakar lahan seluas estimasi satu hektare di lokasi kedua ini berhasil dijinakkan pada pukul 15.30 Wita.
Tantangan kembali dihadapi tim saat hendak bertolak pulang menuju Muara Kaman pada malam hari. Sekitar pukul 18.30 Wita, tim menemukan titik api ketiga di pinggir sungai wilayah Desa Liang Buaya.
Kolaborasi cepat di lapangan membuat api yang membakar lahan dengan estimasi luas satu hektare tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.30 Wita, sebelum seluruh personel kembali ke posko utama.
Merespons kejadian ini, Area Manager PT SKL, Togarma Rajagukguk, menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana kabut asap Karhutla.
“PT SKL berkomitmen untuk selalu sigap dan tanggap dalam penanggulangan karhutla, tidak hanya di area konsesi tetapi juga di wilayah desa-desa sekitar perusahaan. Sinergi bersama Forkopimcam dan instansi terkait adalah kunci utama keberhasilan pemadaman cepat ini,” ujar Togarma.
Sementara itu, Manager Humas PT SKL, Ferdinan Sinaga, menambahkan bahwa selain tindakan pemadaman fisik di lapangan, pihaknya juga mengutamakan langkah-langkah preventif melalui edukasi langsung ke masyarakat.
Hal ini dibuktikan saat tim menyempatkan diri singgah di Desa Sedulang untuk menggelar tatap muka bersama pemerintah desa, BPD, perwakilan ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat.
“Kami menyampaikan imbauan penting terkait pencegahan karhutla serta bahaya dampak kabut asap bagi kesehatan. Kami berharap masyarakat juga aktif melapor jika melihat indikasi titik api, sehingga penanganan bisa dilakukan sedini mungkin sebelum meluas,” tutur Ferdinan.
Sinergi yang solid antara pihak swasta, aparat pemerintah, instansi kedaruratan, dan kelompok masyarakat ini diharapkan dapat terus menekan potensi bencana karhutla di wilayah Kutai Kartanegara, khususnya Kecamatan Muara Kaman. (Adv)
Editor: Erwin
Jumat, 11/09/2026
Petugas gabungan berjibaku melakukan pemadaman karhutla. (Foto: Dok.PT Sawit Kaltim Lestari)
TERPOPULER