Senin, 24/08/2026
Senin, 24/08/2026
Proses penandatanganan MoU antara Perusda BKS dan PKT yang disaksikan langsung Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Istimewa)
Senin, 24/08/2026

Proses penandatanganan MoU antara Perusda BKS dan PKT yang disaksikan langsung Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Istimewa)
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) mulai memperkuat sinergi dengan perusahaan besar di Benua Etam, guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kaltim tersebut menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) untuk membuka peluang kerja sama bisnis, yang dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD.
Direktur Utama PT BKS, Nidya Listiyono, menyampaikan penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di kantor PKT di Jakarta. Kerja sama itu kata dia, menjadi langkah awal untuk menjajaki sejumlah peluang bisnis antara BUMD Kaltim dan PKT.
“Alhamdulillah, Pemprov Kaltim sudah bekerja sama dengan PKT. Insyaallah, dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan action untuk beberapa kerja sama yang mungkin bisa kita jajaki dan laksanakan,” ujar Nidya, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya BKS untuk mengembangkan bisnis sekaligus mendorong BUMD Kaltim agar lebih aktif membuka peluang kerja sama dengan perusahaan BUMN maupun swasta.
Nidya yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi BUMD (Forkom BUMD) Kaltim mengapresiasi dukungan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam membuka akses bagi BUMD untuk membangun kerja sama dengan berbagai perusahaan.
Dirinya berharap, langkah BKS bersama PKT dapat diikuti BUMD lainnya di Kaltim. Dengan semakin banyaknya kerja sama bisnis yang terjalin, BUMD diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.
“Saya selaku Ketua Forum BUMD Kaltim mendorong semua BUMD untuk bisa membuka kerja sama dan berbisnis, sehingga mendapatkan PAD untuk Kaltim,” ucapnya.
Dalam penandatanganan MoU tersebut, manajemen BKS dan PKT juga didampingi sejumlah jajaran masing-masing perusahaan. Kegiatan itu turut disaksikan langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Nidya menilai, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat pengembangan bisnis BUMD. Pemerintah, kata dia, memiliki peran dalam membuka akses dan menciptakan ruang kolaborasi antara BUMD dengan perusahaan BUMN maupun swasta.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah mendampingi dan membukakan jalan kepada BUMD-BUMD untuk bisa berkolaborasi dengan baik, baik dengan perusahaan swasta maupun BUMN,” katanya.
Dirinya menambahkan, kerja sama antara BKS dan PKT tidak hanya berorientasi pada kepentingan perusahaan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pembangunan daerah.
Nidya menyebut, pesan Gubernur Kaltim kepada seluruh BUMD adalah agar segera melakukan akselerasi dan menangkap berbagai peluang bisnis yang tersedia. Langkah inj dinilai penting agar keberadaan BUMD dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan PAD Kaltim.
“Intinya, pesan Pak Gubernur kepada semua BUMD Kaltim untuk segera berakselerasi, membuka peluang-peluang bisnis yang ada sehingga ke depan bisa berkontribusi positif terhadap pembangunan dan PAD Kalimantan Timur,” jelasnya.
Di sisi lain, Pemprov Kaltim juga menyatakan siap memberikan dukungan terhadap kerja sama antara BUMD dengan PKT maupun perusahaan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
“Pemprov juga akan mensupport kegiatan-kegiatan PKT dan seluruh perusahaan lainnya yang akan bekerja sama dengan BUMD untuk bisa bersinergi,” pungkas Nidya. (*)
Editor: Erwin
Senin, 24/08/2026
Proses penandatanganan MoU antara Perusda BKS dan PKT yang disaksikan langsung Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER