
Selasa, 04/08/2026
Selasa, 04/08/2026
Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Arfian Arsyad)

Selasa, 04/08/2026

Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Arfian Arsyad)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad menyoroti temuan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang mencatat hingga Juli 2026 terdapat 460 pengidap TBC aktif.
Menurutnya, angka penemuan ini memerlukan langkah penanganan ekstra agar mata rantai penularan di tengah masyarakat dapat diputus secara efektif.
“Angka pengidap TBC ini tidak boleh sekadar dipandang sebagai data statistik semata. Namun, merupakan peringatan serius bagi seluruh pihak untuk meningkatkan komitmen penanganan,” paparnya, Selasa (4/8/2026)
Ia menjelaskan, para pemangku kebijakan perlu segera melacak, mendeteksi, dan menangani seluruh penderita hingga benar-benar sembuh dari TBC.
Dirinya juga menyampaikan, tingginya angka penemuan kasus ini mengindikasikan potensi penularan di lingkungan permukiman warga masih sangat rentan.
Menurutnya, Dinkes hingga Puskesmas wajib menggencarkan sosialisasi dan deteksi dini secara proaktif. Pasalnya, pendekatan dengan mendatangi langsung kelompok masyarakat berisiko tinggi, jauh lebih efektif dibandingkan hanya menunggu pasien datang berobat.
“Proses pengobatan TBC membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Oleh sebab itu pendampingan sangat penting dilakukan,” ungkapnya.
Arfian menegaskan, pemerintah daerah harus memperkuat peran para kader Posyandu untuk memastikan pasien disiplin mengonsumsi obatnya hingga tuntas.
Dia berharap, seluruh pihak mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan hingga masyarakat dapat bekerja sama menekan angka TBC dengan berbagai upaya yang telah direncanakan dengan baik. (adv)
Editor: Erwin

Selasa, 04/08/2026
Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Arfian Arsyad)
TERPOPULER