Kamis, 11/09/2025

Ilmuwan Temukan Bukti Ada Kehidupan Purba di Planet Mars

Kamis, 11/09/2025

Penjelajah Perseverance berhasil mengumpulkan 30 sampel dari Mars yang kemungkinan mengandung tanda-tanda biologis kehidupan mikroba purba (dokNASA)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Ilmuwan Temukan Bukti Ada Kehidupan Purba di Planet Mars

Kamis, 11/09/2025

logo

Penjelajah Perseverance berhasil mengumpulkan 30 sampel dari Mars yang kemungkinan mengandung tanda-tanda biologis kehidupan mikroba purba (dokNASA)

KORANKALTIM.COM - Di permukaan Mars yang berwarna merah dan sunyi, tempat debu dan angin selama berabad-abad menutupi danau-danau purba sebagai bisikan masa lalu, terungkap oleh penjelajah Perseverance yang mendeteksi mineral dan struktur yang bisa jadi merupakan tanda-tanda biologis bentuk kehidupan lampau.

Penemuan sampel yang dijuluki Sapphire Canyon, yang diekstraksi dari singkapan Bright Angel pada bulan Juli 2024 oleh robot NASA itu, menawarkan bukti paling meyakinkan hingga saat ini kalau Mars mungkin merupakan rumah bagi mikroorganisme purba.

"Setelah setahun menganalisis, mereka kembali dan berkata, 'Lihat, kami tidak bisa menemukan penjelasan lain,'" kata Penjabat Administrator NASA Sean Duffy melansir dari laman NASA Kamis (11/9/2025) hari ini. "Ini bisa jadi tanda kehidupan paling jelas yang pernah kami temukan di Mars, sungguh luar biasa," ungkapnya.

Joel Hurowitz, peneliti utama studi ini mengatakan kalau mikroba mengonsumsi bahan organik di lingkungan ini dan menghasilkan mineral-mineral baru sebagai produk sampingan metabolisme mereka.

Mineral yang teridentifikasi, vivianit dan greigit, mengungkapkan interaksi kimia yang di Bumi hampir selalu berkaitan dengan aktivitas organisme hidup.

Setiap bintik hijau, setiap bercak besi sulfida dan besi fosfat di Planet Mars tampaknya menceritakan proses biologis yang jauh, mengingatkan kalau dunia yang paling kering sekalipun mungkin pernah menjadi tempat kehidupan.

Namun kehati-hatian dalam penelitian tetap penting. "Alasan kami tidak dapat mengatakan ini lebih dari sekadar kemungkinan biosignature adalah karena terdapat proses kimia yang dapat menyebabkan reaksi serupa tanpa adanya faktor biologis, dan kami tidak dapat sepenuhnya mengesampingkannya hanya berdasarkan data penjelajah," ujar Hurowitz lagi.

Namun kemungkinan menemukan jejak kehidupan purba di planet lain merupakan tonggak sejarah yang menantang imajinasi kita dan mendefinisikan ulang batas-batas eksplorasi ilmiah.

Temuan yang memperluas pencarian biosignature.

Penjelajah Perseverance juga mendeteksi tanda-tanda pada batuan lain bernama Air Terjun Cheyava , yang dikenal sebagai bintik macan tutul dan biji poppy. Struktur-struktur kecil ini, dikombinasikan dengan lapisan putih kalsium sulfat, menunjukkan adanya proses yang membutuhkan air, satu diantara unsur dasar kehidupan.

Bintik macan tutul adalah titik-titik gelap berukuran sekitar satu milimeter dengan tepi melingkar, sementara biji poppy bahkan lebih kecil lagi. Di Bumi, pola-pola seperti itu dianggap sebagai bukti aktivitas mikroba purba, meskipun bisa juga muncul melalui reaksi kimia non-biologis pada suhu tinggi.

Baru-baru ini, analisis sampel baru dari Sapphire Canyon dan Masonic Temple , yang terletak di Formasi Bright Angel yang sama, mengungkapkan bintik-bintik hijau dari mineral tereduksi, konsisten dengan reaksi kimia yang disebabkan oleh mikroorganisme.

Distribusi mineral yang tidak merata ini bertepatan dengan konsentrasi senyawa organik, yang memperkuat hipotesis asal usul biologis. 

Sebagaimana yang dipublikasikan tim dalam jurnal Nature dalam studi ilmiah mereka: "Formasi Bright Angel mengandung tekstur, karakteristik kimia dan mineral, serta tanda-tanda organik yang membenarkan anggapan sebagai tanda-tanda biologis potensial.

Temuan-temuan ini menawarkan wawasan unik tentang masa lalu Mars dan kemungkinan adanya kehidupan yang mungkin telah berkembang disana. Meskipun Perseverance menyimpan sampel untuk perjalanan kembali ke Bumi di masa mendatang, penundaan dan peningkatan anggaran telah menunda misi-misi ini, sehingga batuan Mars masih menyimpan rahasianya di permukaan Planet Merah.

Penemuan ini juga menandai tonggak penting dalam pemahaman tentang tata surya dan kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi.

Bukti yang terkumpul, dari mineral yang tereduksi hingga pola sedimen dan noda-noda khas, merupakan perkiraan terbaik saat ini untuk menjawab satu pertanyaan paling mendalam umat manusia.

Setiap batu yang dikumpulkan adalah sisa-sisa masa lalu, saksi bisu sejarah kuno Mars yang, dengan waktu dan analisis yang tepat, dapat menulis ulang persepsi kita tentang kehidupan di kosmos.


Editor: Aspian Nur

Ilmuwan Temukan Bukti Ada Kehidupan Purba di Planet Mars

Kamis, 11/09/2025

Penjelajah Perseverance berhasil mengumpulkan 30 sampel dari Mars yang kemungkinan mengandung tanda-tanda biologis kehidupan mikroba purba (dokNASA)

Share

Berita Terkait