Minggu, 02/02/2025

Tiga Laga Tiga Kartu Merah jadi Sinyal Bahaya untuk Borneo FC

Minggu, 02/02/2025

Kiper Borneo FC Nadeo Argawinata, melakukan penyelamatan krusial saat Pesut Etam bermain dengan 10 pemain di laga melawan PSS Sleman sore tadi. (Foto: Dok.Borneofc)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Tiga Laga Tiga Kartu Merah jadi Sinyal Bahaya untuk Borneo FC

Minggu, 02/02/2025

logo

Kiper Borneo FC Nadeo Argawinata, melakukan penyelamatan krusial saat Pesut Etam bermain dengan 10 pemain di laga melawan PSS Sleman sore tadi. (Foto: Dok.Borneofc)

Penulis: Desy Alfy F

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Borneo FC bisa jadi merupakan klub dengan pengoleksi kartu merah terbanyak di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini.

Bagaimana tidak, dalam 21 laga yang sudah dilewati, ada tujuh kartu merah dikantongi pemain-pemain tim berjulukan Pesut Etam itu dari beberapa pemain berbeda.

Terbaru, satu kartu merah didapatkan pemain Borneo FC berposisi penyerang, Habibi Yusuf, yang notabene masuk sebagai pemain pengganti di Stadion Batakan saat menjamu PSS Sleman Minggu (2/2/2025) yang sekaligus jadi laga penutup tim dari Kota Tepian di Kota Beriman karena setelah laga ini mereka kembali memainkan pertandingan di Stadion Segiri Samarinda.

Kemenangan tipis 1-0 didapatkan Borneo FC dari Super Elang Jawa dengan gol satu-satunya dicetak Muhammad Dwiki Hardiansyah saat pertandingan baru berjalan 8 menit.

Pertandingan yang dipimpin wasit Rio Permana Putra ini diwarnai tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Tuan rumah mendapat tiga kartu kuning dan satu kartu merah yang diberikan kepada Rivaldo Pakpahan menit ke-22, Stefano Lilipaly menit ke-68 dan Mariano Peralta menit 90+2. Adapun satu kartu merah diterima Habibi Yusuf menit ke-70.

Kartu merah untuk Habibi menorehkan catatan tersendiri bagi Borneo FC karena mencetak hattrick red cards setelah sebelumnya di ASEAN Club Championship (ACC) kartu merah didapatkan penyerang Mariano Peralta, setelahnya menghadapi Bali United kartu merah diberikan kepada bek Gabriel Vinicius de Oliviera Furtado dan sore tadi untuk Habibi Yusuf.

Menariknya, dalam dua pertemuan dengan PSS Sleman musim ini selalu ada kartu merah untuk Borneo FC. Pada putaran pertama lalu kiper Nadeo Argawinata yang mendapatkannya di Sleman yang mana laga berkesudahan 1-1. Sebelumnya ada Kei Hiroshe yang mendapat kartu merah saat menghadapi Persik Kediri di Batakan yang berujung kekalahan telak 0-4 Borneo FC untuk tim tamu dan kartu merah juga didapatkan saat menghadapi Semen Padang dari Muhammad Dwi Darmawan yang juga berakhir dengan kekalahan 1-3 untuk Borneo FC.

Terlepas dari kartu merah beruntun untuk pemain Borneo FC yang sudah pasti jadi tugas berat bagi pelatih Joaquin Gomez karena harus terus mengganti pemain pengganti di laga berikutnya, kemenangan tipis atas PSS Sleman sore tadi membuat mereka menggusur PSM Makassar di klasemen sementara, menempati posisi 8 klasemen dengan 32 poin.


Editor: Aspian Nur

Tiga Laga Tiga Kartu Merah jadi Sinyal Bahaya untuk Borneo FC

Minggu, 02/02/2025

Kiper Borneo FC Nadeo Argawinata, melakukan penyelamatan krusial saat Pesut Etam bermain dengan 10 pemain di laga melawan PSS Sleman sore tadi. (Foto: Dok.Borneofc)

Share

Berita Terkait