Sebelumnya Ahmad Fadhil merupakan Juara 1 MTQ Nasional ke-30 yang digelar di Kalimantan Timur. Kehadirannya di ajang internasional ini diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia, dan terkhusus Kalimantan Timur.
“Kami bangga bisa mengirim Ahmad Fadhil sebagai wakil Kaltim dan Indonesia di MTQ Internasional ini. Prestasi beliau di tingkat nasional menjadi modal berharga, dan kami optimis Ahmad Fadhil dapat tampil terbaik di panggung dunia,” kata Gubernur Harum.
Pembukaan MTQ Internasional diawali dengan sambutan Menteri Wakaf dan Urusan Islam Maroko Ahmed Abbadi. Dia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antarumat Islam sekaligus menjaga kemurnian ajaran Al-Qur’an.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Dewan Juri MTQ yang memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dalam menghidupkan syiar Al-Qur’an di seluruh dunia.
Acara dilanjutkan dengan penayangan video dokumentasi penyelenggaraan MTQ tahun sebelumnya. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari internasional yang menambah khidmat suasana.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Harum didampingi oleh Anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah Harum yang juga istri Gubernur Harum, Ketua LPTQ Kaltim Sri Wahyuni, Wakil Ketua LPTQ Kaltim Dasmiah, serta pelatih dan ofisial yang mendukung penuh rombongan Kaltim.
Pada saat acara, Gubernur Harum duduk bersebelahan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna. Keduanya berbincang ringan mengenai tugas diplomasi di Maroko serta rencana penjadwalan pertemuan lanjutan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perwakilan RI di Maroko.
Kehadiran Gubernur Harum dan rombongan LPTQ, serta Ahmad Fadhil sebagai peserta delegasi Indonesia menjadi wujud nyata komitmen Kalimantan Timur dalam mendukung syiar Islam di tingkat internasional. (*/nat/her/sul/ky)