Mewakili Gubernur Kaltim, Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, AFF Sembiring, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai upaya menumbuhkan semangat patriotisme dalam mengisi kemerdekaan yang diwariskan para pendahulu.
“Kegiatan ini merupakan cara kita memberikan pengetahuan kepada generasi penerus bangsa tentang sejarah kemerdekaan yang diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan, baik harta maupun jiwa,” ujarnya.
Ia menegaskan, kemerdekaan Indonesia tidak diberikan begitu saja oleh penjajah, melainkan direbut melalui perjuangan panjang para pejuang dan patriot bangsa. Karena itu, kemerdekaan harus dirawat selamanya sebagai bukti rasa syukur atas kesatuan bangsa Indonesia.
Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kaltim, Syarifuddin Noor, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang memeriahkan HUT RI ke-80 dengan tujuan utama menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan nasionalisme melalui semangat gotong royong seluruh komponen masyarakat.
“Kita membagikan 7.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat di sekitar GOR Kadrie Oening, terdiri dari 4.500 bendera besar dan 2.500 bendera kecil,” tuturnya.
Dari jumlah tersebut, sekitar 2.500 bendera besar dan 2.000 bendera kecil dibagikan langsung di lokasi. Sementara sisanya, 1.500 bendera besar dan 500 bendera kecil, diserahkan kepada Polda Kaltim untuk dibagikan kepada masyarakat di wilayah lain.
Selain pembagian bendera, kegiatan ini juga diramaikan dengan senam massal yang diikuti masyarakat setempat. Turut hadir Forkopimda Kaltim, kepala perangkat daerah, dan pimpinan instansi vertikal. (*/prb/ty)