"Hujan kategori menengah antara 50-150 milimeter berpeluang terjadi antara 80-90 persen sehingga masyarakat diharapkan waspada terhadap dampaknya seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, dan tanah longsor," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor melansir dari Antaranewskaltim.com Jumat (2/5/2025) hari ini.
Selain banjir dan tanah longsor, masyarakat juga diimbau mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, karena hujan yang turun juga berpotensi disertai petir dan angin kencang.
"Secara umum wilayah Kaltim diprakirakan hujan pada kategori menengah dengan peluang berkisar antara 80-90 persen, kecuali sebagian wilayah Kaltim bagian barat yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori tinggi antara 150 - 300 mm dengan peluang mencapai 50 persen.
Disebagian kecil Kabupaten Berau bagian barat dan Kabupaten Kutai Timur bagian barat yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori tinggi antara 150 - 300 milimeter.
Sementara untuk prakiraan deterministik sifat hujan dasarian I Mei, wilayah Kaltim umumnya diprakirakan memiliki sifat hujan kategori normal antara 85 - 115 persen di bagian selatan, sedangkan sifat hujan kategori atas normal antara 116 - 200 persen terjadi di bagian utara.
“Kecuali untuk sebagian Kota Samarinda bagian utara, Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara bagian utara, Kabupaten Paser bagian utara dan selatan, serta Kabupaten Kutai Barat bagian utara dan selatan yang diprakirakan memiliki sifat hujan kategori bawah normal antara (50 - 84 persen,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur