Hal ini terlihat dari keberangkatan KM Prince Soya tujuan Parepare, Sulawesi Selatan, yang membawa 1.698 penumpang pada Minggu (23/3/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.
“Hari ini kami memberangkatkan KM Prince Soya, sebanyak 1.698 penumpang ke Pare pare, dengan kapasitas kapal 1.700 orang,” kata Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Samarinda, Capt. Ridha Rengreng.
Jumlah penumpang yang diberangkatkan tersebut dinilai masih normal dan sesuai dengan prediksi mereka.
“Seperti prediksi kami untuk keberangkatan ini masih kondisi normal, dan belum ada tanda-tanda penumpang membludak,” akunya.
Ia memprediksi lonjakan penumpang akan mengalami peningkatan pada pertengahan pekan depan. “Di hari Rabu dan Kamis nanti baru diperkirakan terjadi kenaikan penumpang,” sebutnya.
Ia menambahkan pihaknya pun telah menyiapkan satu armada untuk diberangkatkan ke Pelabuhan Parepare, Jumat (28/3/2025). Hal ini sebagai antisipasi membeludaknya penumpang yang hendak pulang kampung untuk Lebaran.
“Jadi ada kapal yang standby, karena puncak arus mudik ini di hari Rabu dan Kamis. Kalau memang nantinya masih banyak penumpang yang tidak bisa berangkat, di hari Jumat itu bisa diberangkatkan,” terangnya.
Ridah pun memperkirakan bahwa penumpukan penumpang tidak akan terjadi lantaran seperti diketahui di pelabuhan Bontang dan Balikpapan, banyak masyarakat yang melakukan mudik, yang tentunya ini diharapkan bisa mengurai penumpang tujuan Sulawesi.
“Di sana sudah ada pergerakan (mudik) penumpang tujuan Sulawesi, sehingga untuk tahun ini kapal di Bontang dan Balikpapan, termasuk Samarinda bisa terurai dan tidak ada penumpang membludak,” pungkasnya.
Editor: Erwin