Longsoran tanah sempat menutupi akses jalan, memicu respons cepat dari tim gabungan yang langsung turun ke lokasi.
Camat Samarinda Seberang, Aditya Koesproyagi, mengungkapkan bahwa informasi mengenai longsor diterima sekitar pukul 23.10 WITA.
Tim yang terdiri dari pemadam kebakaran, relawan, dan aparat kepolisian segera bergerak untuk menangani situasi.
“Saya tiba di lokasi sekitar tengah malam. Kami langsung melakukan koordinasi untuk penanganan awal, termasuk penyemprotan material longsoran agar jalan bisa segera dilalui kembali,” ujar Aditya, Rabu (29/1/2025).
Hingga kini, tim masih melakukan rekayasa lalu lintas guna memastikan keamanan para pengendara. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda melakukan investigasi mitigasi, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) fokus pada pengerukan material longsor.
“Jalan sudah bersih setelah dilakukan penyemprotan ulang oleh tim pemadam Samarinda Seberang. Semua pihak bergerak cepat sejak tadi malam, sehingga saat ini jalan sudah bisa dilalui kembali,” tambah Aditya.
Meskipun kondisi telah kembali normal, pihak kecamatan tetap memasang rambu peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Aditya juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Wali Kota Samarinda untuk menindaklanjuti upaya pencegahan, termasuk kemungkinan penambahan area penurapan oleh Dinas PUPR Provinsi Kaltim.
“Kami melihat bahwa struktur tanah di sekitar lokasi cukup rawan karena curam dan berpotensi mengalami longsor susulan. Oleh karena itu, langkah pencegahan yang lebih maksimal akan segera dibahas bersama pihak terkait,” jelasnya.
Editor: Erwin