Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni menjelaskan, pembangunan Bendungan Telake sebenarnya masuk dalam program PSN, tetapi karena adanya pergantian periode pemerintah di pusat maka pembangunan akan dilanjutkan setelah resminya kedudukan presiden yang baru.
"Periode pemerintah pusat tahun ini berakhir membuat pembangunan Bendungan Telake akan dibahas perencanaan ulangnya di tahun depan," kata Sri Wahyuni kepada Korankaltim.com Rabu (14/8/2024).
Ditegaskannya, proyek pembangunan Bendungan Telake tidak dihentikan hanya dihentikan sementara.
"Sebab keberadaan Bendungan Telake pastinya akan mendukung sentral-sentral pertanian yang ada di Paser dan sekitarnya," jelas Sri lagi.
Karena itu diperlukan infrastruktur yang bagus dalam menunjang keberlangsungan pertanian di Kaltim.
"Kaltim akan terus mendukung baik melalui program nasional, regional atau daerah," tegas Sri.
Editor: Aspian Nur