Dalam suasana pemilihan setiap daerah diwarnai berbagai macam kondisi, dalam indeks kerawanan Pilkada 2024 Kalimantan Timur merupakan salah satunya, tetapi dalam hal ini Kesbangpol Kukar memiliki beberapa upaya dalam mengatasi hal tersebut.
Disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti mengatakan Pilkada bukan hanya diselenggarakan di Kukar tetapi 27 November seluruh wilayah di Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah dengan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Untuk indeks kerawanan Pilkada banyak komponen jadi bukan hanya satu sisi melihatnya, maka dari itu imbauan, sosialisasi terus kami berikan dengan melibatkan stakeholder dari forum keagamaan hingga forum masyarakat adat,” jelasnya.
Dalam hal ini, perlunya edukasi secara mendalam kepada para generasi muda hingga generasi millenial, agar tidak mudah terprovokasi ataupun percaya terhadap berita bohong yang tersebar, hendaknya sebagai masyarakat tidak menerima secara gamblang informasi yang beredar, tetapi dapat memastikan dan melihat dari semua sudut pandang.
“Kita tanggapi bersama bagaimana memilih pemimpin Kukar lima tahun kedepan, tentunya dalam hal ini perlunya keterlibatan masyarakat menjadi penting, untuk melihat legitimasi ataupun pengakuan terhadap pemimpin yang akan mereka pilih,” ucapnya.
Rinda menekankan indeks keterlibatan partisipasi pemilih di tahun 2020 hanya mencapai angka kurang lebih 50 persen, dengan tahun ini pihaknya berupaya agar partisipasi pemilih di Kukar meningkat sesuai dengan target nasional 77 persen.
Tentunya dalam meningkatkan partisipasi pemilih ini pihaknya bekerjasama dengan beberapa stakeholder, seperti dari KPU Kukar yang mengarahkan kepada setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar dapat mengajak masyarakat memilih secara bijak dan cerdas.
“Harapannya tentu saja partisipan meningkat, bukan hanya dari Kesbangpol saja tetapi menjadi target nasional karena ini serentak seluruh Indonesia melaksanakan secara serentak,” ujarnya.
Rinda berharap dengan adanya Pilkada ini seluruh masyarakat di Kukar dapat melaksanakan secara tertib tetap menjaga kondusifitas, serta menjaga kebersamaan dan kesetiakawanan agar tidak mudah terpecah belah.
“Harapannya Pilkada berjalan lancar, damai dan tidak ada kendala,” tutupnya.
Editor: Erwin