“Pro dan kontra IKN seharusnya bisa kita sikapi dengan baik. Oleh karena itu, dengan persoalan tadi bagaimanapun juga kita harus bisa mendukung program pemerintah dalam pemindahan Ibu Kota Negara (IKN),” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Korankaltim.com.
Dirjen Pendis Kemenag RI, Muhammad Ali Ramdhani yang hadir sebagai keynote speaker dan membuka acara menyampaikan pentingnya skill di tahun 2022 yang wajib dimiliki dalam melaksanakan pembelajaran dan pendidikan tinggi.
Selain dihadiri pejabat PTKIN, seminar nasional ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari Perguruan Tinggi yang ada di Balikpapan serta perwakilan dari mahasiswa Pascasarjana UINSI Samarinda.
Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal yang hadir dalam pertemuan itu memberikan kesan yang luar biasa atas terselenggaranya seminar nasional yang mengumpulkan Pejabat PTKIN se-Indonesia serta pejabat Kemenag RI tersebut.
“Seminar Nasional malam ini sangat luar biasa, dilihat dari topiknya yang membahas tentang tantangan PTKIN menghadapi era sosial menunjukan bahwa PTKIN sangat visioner. Ditambah lagi dengan topik pembahasan tentang IKN, berarti PTKIN sangat peka terhadap isu dan perkembangan lingkungan, bagaimana mempersiapkan PTKIN di era sosial dan bagaimana cara untuk berkontribusi bagi IKN,” ungkapnya.
Seminar Nasional ini diharapkan dapat menambah persiapan PTKIN, khususnya UINSI Samarinda, dalam menyiapkan piranti dan analisis untuk terus berkarya menuju perpindahan IKN yang baru.
“Pro dan kontra IKN seharusnya bisa kita sikapi dengan baik. Oleh karena itu, dengan persoalan tadi bagaimanapun juga kita harus bisa mendukung program pemerintah dalam pemindahan Ibu Kota Negara (IKN),” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Korankaltim.com.
Dirjen Pendis Kemenag RI, Muhammad Ali Ramdhani yang hadir sebagai keynote speaker dan membuka acara menyampaikan pentingnya skill di tahun 2022 yang wajib dimiliki dalam melaksanakan pembelajaran dan pendidikan tinggi.
Selain dihadiri pejabat PTKIN, seminar nasional ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari Perguruan Tinggi yang ada di Balikpapan serta perwakilan dari mahasiswa Pascasarjana UINSI Samarinda.
Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainal yang hadir dalam pertemuan itu memberikan kesan yang luar biasa atas terselenggaranya seminar nasional yang mengumpulkan Pejabat PTKIN se-Indonesia serta pejabat Kemenag RI tersebut.
“Seminar Nasional malam ini sangat luar biasa, dilihat dari topiknya yang membahas tentang tantangan PTKIN menghadapi era sosial menunjukan bahwa PTKIN sangat visioner. Ditambah lagi dengan topik pembahasan tentang IKN, berarti PTKIN sangat peka terhadap isu dan perkembangan lingkungan, bagaimana mempersiapkan PTKIN di era sosial dan bagaimana cara untuk berkontribusi bagi IKN,” ungkapnya.
Seminar Nasional ini diharapkan dapat menambah persiapan PTKIN, khususnya UINSI Samarinda, dalam menyiapkan piranti dan analisis untuk terus berkarya menuju perpindahan IKN yang baru.