Berdasarkan jadwal vaksinasi yang ditargetkan oleh Disdik Kota Samarinda, dalam 15 hari ada 86 ribu dosis harus tercapai.
"Sepekan ini kami terus berjalan, libur hari Minggu saja. Sudah sekitar 49 ribu dosis yang disalurkan dan selanjutkan akan terus berjalan sesuai target," kata Asli kepada Korankaltim.com Senin (24/1/2022) hari ini.
Mengenai respons orangtua anak terkait vaksinasi ini, Asli menyebutkan orangtua antusias meskipun ada beberapa orangtua yang masih tidak ingin anaknya divaksin.
"Kendala pasti ada, tapi kendala kecil seperti ada anak satu atau dua anak yang tidak bisa divaksin karena sakit pilek dan persetujuan orangtua, cuma sejauh ini lancar. Orangtua tinggi antusiasnya, secara umum mereka semua mendukung," ungkap Asli.
Pelaksanaan vaksinasi berimbas pada penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ditingkat Sekolah Dasar, Taman Kanak-Kanak (SD/TK) sebab Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah PTM 100 persen.
"Kami bertahap saja menyelesaikannya, tuntaskan vaksin dulu karena PTM sudah berjalan, SMP sudah semua cuma SD dan TK yang belum. Kalau vaksin selesai dan melihat kondisi Samarinda aman kami akan segera lakukan sekolah normal tentunya dengan persetujuan pemerintah kota dan provinsi," tutup Asli.
Penulis : Linda Mulyani
Editor: Aspian Nur
Berdasarkan jadwal vaksinasi yang ditargetkan oleh Disdik Kota Samarinda, dalam 15 hari ada 86 ribu dosis harus tercapai.
"Sepekan ini kami terus berjalan, libur hari Minggu saja. Sudah sekitar 49 ribu dosis yang disalurkan dan selanjutkan akan terus berjalan sesuai target," kata Asli kepada Korankaltim.com Senin (24/1/2022) hari ini.
Mengenai respons orangtua anak terkait vaksinasi ini, Asli menyebutkan orangtua antusias meskipun ada beberapa orangtua yang masih tidak ingin anaknya divaksin.
"Kendala pasti ada, tapi kendala kecil seperti ada anak satu atau dua anak yang tidak bisa divaksin karena sakit pilek dan persetujuan orangtua, cuma sejauh ini lancar. Orangtua tinggi antusiasnya, secara umum mereka semua mendukung," ungkap Asli.
Pelaksanaan vaksinasi berimbas pada penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ditingkat Sekolah Dasar, Taman Kanak-Kanak (SD/TK) sebab Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah PTM 100 persen.
"Kami bertahap saja menyelesaikannya, tuntaskan vaksin dulu karena PTM sudah berjalan, SMP sudah semua cuma SD dan TK yang belum. Kalau vaksin selesai dan melihat kondisi Samarinda aman kami akan segera lakukan sekolah normal tentunya dengan persetujuan pemerintah kota dan provinsi," tutup Asli.
Penulis : Linda Mulyani