Saat dikonfirmasi, Jumat (10/12/2021), Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuriyadin mengatakan pelaksanaan PTM di Kota Samarinda mengalami kenaikan sejak September 2021 hingga sampai saat ini sebanyak 280 sekolah sudah dibuka, penerapan PTM dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi dan situasi masing-masing sekolah di Samarinda.
Melihat kondisi saat ini PPKM memasuki level 1 akan tetapi Asli, menyatakan tidak serta merta akan membuka sekolah, "Akhir tahun 2021 kan PPKM dinyatakan level 3 meskipun edaran itu dibatalkan kami tetap melihat keadaan terlebih dahulu, Jika membaik kemungkinan ada rencana dibuka," ujarnya.
Dirinya menegaskan upaya pengajuan telah diproses sampai menunggu perizinan dari Wali Kota untuk membuka PTM secara merata.
Dia juga akan menunggu situasi pasca Natal dan tahun baru 2022 sampai pada 02 Januari 2022 mendatang, untuk bisa memberikan kebijakan baru terkait PTM di semester genap, "Tunggu tanggal 2 Januari nanti baru kita akan beri kebijakan baru," sambungnya.
Selain itu situasi pandemi saat ini dinilai fluktuatif dalam artian tidak bisa diperkiraan keberadaanya, ditambah lagi dengan munculnya Covid-19 varian baru yakni Omicron yang menjadi antisipasi tersendiri bagi Dinas pendidikan dalam menentukan kebijakan.
"Jika setelah Nataru kondisi Samarinda membaik kemungkinan akan kita buka secara merata," Tutupnya.
Penulis : Linda Mulyani
Editor : Bambang Irawan
Saat dikonfirmasi, Jumat (10/12/2021), Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuriyadin mengatakan pelaksanaan PTM di Kota Samarinda mengalami kenaikan sejak September 2021 hingga sampai saat ini sebanyak 280 sekolah sudah dibuka, penerapan PTM dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi dan situasi masing-masing sekolah di Samarinda.
Melihat kondisi saat ini PPKM memasuki level 1 akan tetapi Asli, menyatakan tidak serta merta akan membuka sekolah, "Akhir tahun 2021 kan PPKM dinyatakan level 3 meskipun edaran itu dibatalkan kami tetap melihat keadaan terlebih dahulu, Jika membaik kemungkinan ada rencana dibuka," ujarnya.
Dirinya menegaskan upaya pengajuan telah diproses sampai menunggu perizinan dari Wali Kota untuk membuka PTM secara merata.
Dia juga akan menunggu situasi pasca Natal dan tahun baru 2022 sampai pada 02 Januari 2022 mendatang, untuk bisa memberikan kebijakan baru terkait PTM di semester genap, "Tunggu tanggal 2 Januari nanti baru kita akan beri kebijakan baru," sambungnya.
Selain itu situasi pandemi saat ini dinilai fluktuatif dalam artian tidak bisa diperkiraan keberadaanya, ditambah lagi dengan munculnya Covid-19 varian baru yakni Omicron yang menjadi antisipasi tersendiri bagi Dinas pendidikan dalam menentukan kebijakan.
"Jika setelah Nataru kondisi Samarinda membaik kemungkinan akan kita buka secara merata," Tutupnya.
Penulis : Linda Mulyani