Ketua pelaksana Munas ke-13 dan PMTM ke-23 FMMI, Naichal mengatakan kegiatan tersebut forum berkumpul untuk bersilaturahmi dan juga memberikan ide-ide gagasan sebagai upaya dalam arah gerak FMMI.
"Kemudian segala bentuk output-nya dari gagasan dalam pertemuan tersebut bisa diimplementasikan dan dirasakan kembali oleh masyarakat sekitar dalam bidang keilmuan," ujarnya, Rabu (24/11/2021).
Arah gerak gagasan yang menjadi isu dalam pembahasan lanjut Naichal, mengacu pada perkembangan teknologi 4.0. Para mahasiswa teknik mesin harus mempunyai inovasi sehingga dapat diterima masyarakat sebagai bagai bagian dari pengamalan Tri Dharma Pendidikan.
"Ada beberapa agenda kegiatan pada acara ini yang dirangkum selama lima hari. Tentu saat ini perkembangan teknologi 4.0 juga menjadi isu sentral bagaimana mahasiswa Teknik mesin mampu menjawab tantangan itu," paparnya.
Diketahui kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 70 kampus se-Indonesia, masing-masing kampus mengutus anggota sebanyak lima orang. Kendati acara berskala nasional pihak panitia tetap menerapkan protokel kesehatan secara ketat.
penulis : Yudi Hadi
Editor : Bambang Irawan
Ketua pelaksana Munas ke-13 dan PMTM ke-23 FMMI, Naichal mengatakan kegiatan tersebut forum berkumpul untuk bersilaturahmi dan juga memberikan ide-ide gagasan sebagai upaya dalam arah gerak FMMI.
"Kemudian segala bentuk output-nya dari gagasan dalam pertemuan tersebut bisa diimplementasikan dan dirasakan kembali oleh masyarakat sekitar dalam bidang keilmuan," ujarnya, Rabu (24/11/2021).
Arah gerak gagasan yang menjadi isu dalam pembahasan lanjut Naichal, mengacu pada perkembangan teknologi 4.0. Para mahasiswa teknik mesin harus mempunyai inovasi sehingga dapat diterima masyarakat sebagai bagai bagian dari pengamalan Tri Dharma Pendidikan.
"Ada beberapa agenda kegiatan pada acara ini yang dirangkum selama lima hari. Tentu saat ini perkembangan teknologi 4.0 juga menjadi isu sentral bagaimana mahasiswa Teknik mesin mampu menjawab tantangan itu," paparnya.
Diketahui kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 70 kampus se-Indonesia, masing-masing kampus mengutus anggota sebanyak lima orang. Kendati acara berskala nasional pihak panitia tetap menerapkan protokel kesehatan secara ketat.
penulis : Yudi Hadi
Editor : Bambang Irawan