"Pemberian subsidi SPP kepada seluruh siswa SD/MI kelas 1 sampai kelas 6 selama 6 bulan, bulan Juli sampai dengan bulan Desember 2021," kata Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin.
Subsidi SPP juga diberikan kepada siswa SMP/MTs swasta. Subsidi itu diberikan kepada siswa kelas 7, 8 dan 9 selama enam bulan, yakni dari hulan Juli hingga bulan Desember 2021.
"Masing-masing besarnya untuk SD/MI Rp75 ribu perbulan selama enam bulan, kemudian SMP/MTS itu Rp110 ribu per bulan selama 6 bulan," imbuhnya.
Yang kedua adalah pemberian insentif tambahan kepada guru di sekolah swasta. Pemberian itu dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang melemahkan ekonomi, sehingga sekolah swasta kurang diminati orang tua dikarenakan beban biaya dan akhirnya sekolah swasta banyak yang kekurangan siswa.
"Ini insentif tambahan namanya, karena kami sudah mempunyai insentif yang Rp500 per bulan. kekurangan murid yang terjadi dua hal, dana BOS nya itu berkurang baik BOS kota maupun BOS reguler karena muridnya sedikit, yang kedua adalah mereka juga tidak mendapatkan SPP karena kan salah satu gaji guru dibayar dari SPP," paparnya
Pembagian insentif tambahan ini terbagi menjadi tiga katagori. Katagori itu berdasarkan jumlah persentase siswa yang masuk di sekolah swasta tersebut sesuai target setiap tahunnya.
Diantaranya 50 persen ke bawah guru untuk SMP/MTs itu diberikan tambahan Rp 1,5 juta per bulan selama 6 bulan. kemudian yang dapat murid hanya 75 persen sampai dengan 50 persen itu diberikan insentif tambahan Rp 1 juta per bulan selama 6 bulan.
"Kemudian yang berkurangnya hanya sedikit 76 sampai 100 persen itu diberikan insentif tambahan Rp500 ribu seperti itu," ujar Muhaimin lagi.
Terakhir yaitu pemberian batuan dana bimbingan kepada siswa yang mendapat prestasi, baik itu tingkat kota maupun hingga ke tingkat Internasional.
"Yang ketiga adalah bantuan dana pembinaan yang diberikan kepada peserta didik kita baik yang menjuarai olimpiade tingkat internasional maupun yang juara tingkat kota," ujarnya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur
"Pemberian subsidi SPP kepada seluruh siswa SD/MI kelas 1 sampai kelas 6 selama 6 bulan, bulan Juli sampai dengan bulan Desember 2021," kata Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin.
Subsidi SPP juga diberikan kepada siswa SMP/MTs swasta. Subsidi itu diberikan kepada siswa kelas 7, 8 dan 9 selama enam bulan, yakni dari hulan Juli hingga bulan Desember 2021.
"Masing-masing besarnya untuk SD/MI Rp75 ribu perbulan selama enam bulan, kemudian SMP/MTS itu Rp110 ribu per bulan selama 6 bulan," imbuhnya.
Yang kedua adalah pemberian insentif tambahan kepada guru di sekolah swasta. Pemberian itu dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang melemahkan ekonomi, sehingga sekolah swasta kurang diminati orang tua dikarenakan beban biaya dan akhirnya sekolah swasta banyak yang kekurangan siswa.
"Ini insentif tambahan namanya, karena kami sudah mempunyai insentif yang Rp500 per bulan. kekurangan murid yang terjadi dua hal, dana BOS nya itu berkurang baik BOS kota maupun BOS reguler karena muridnya sedikit, yang kedua adalah mereka juga tidak mendapatkan SPP karena kan salah satu gaji guru dibayar dari SPP," paparnya
Pembagian insentif tambahan ini terbagi menjadi tiga katagori. Katagori itu berdasarkan jumlah persentase siswa yang masuk di sekolah swasta tersebut sesuai target setiap tahunnya.
Diantaranya 50 persen ke bawah guru untuk SMP/MTs itu diberikan tambahan Rp 1,5 juta per bulan selama 6 bulan. kemudian yang dapat murid hanya 75 persen sampai dengan 50 persen itu diberikan insentif tambahan Rp 1 juta per bulan selama 6 bulan.
"Kemudian yang berkurangnya hanya sedikit 76 sampai 100 persen itu diberikan insentif tambahan Rp500 ribu seperti itu," ujar Muhaimin lagi.
Terakhir yaitu pemberian batuan dana bimbingan kepada siswa yang mendapat prestasi, baik itu tingkat kota maupun hingga ke tingkat Internasional.
"Yang ketiga adalah bantuan dana pembinaan yang diberikan kepada peserta didik kita baik yang menjuarai olimpiade tingkat internasional maupun yang juara tingkat kota," ujarnya.
Penulis : Muhammad Rizieq