Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 40 Samarinda Arbayah mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan baik dari segi sarana dan prasarana hingga kelengkapan administrasi yang menjadi syarat diperbolehkannya PTM tersebut.
“Jadi sudah kami persiapkan, sekolah kami juga sudah beberapa kali dikunjungi, kemudian untuk sarana sudah terpenuhi termasuk surat pernyataan orangtua,” kata Arbayah.
Beberapa waktu lalu SMPN 40 Samarinda sudah mengumpulkan seluruh orangtua siswa untuk menyampaikan sosialisasi skema PTM, agar dalam perjalanannya dapat berjalan sistematis.
“Kami panggil bertahap biar tak kerumunan, kemungkinan PTM kami buat dua shift dalam sehari, yang jelas satu ruangan harus 50 persen,” tuturnya.
Seluruh siswa di sekolahnya sebanyak 467 orang dan siap PTM. Sedangkan untuk para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dipastikan sudah menerima vaksinasi.
“Untuk GTK kami hanya 1 orang yang tidak bisa itupun karena komorbid,” tutup Arbayah.
Penulis: */Claudius Vico
Editor: Aspian Nur
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 40 Samarinda Arbayah mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan baik dari segi sarana dan prasarana hingga kelengkapan administrasi yang menjadi syarat diperbolehkannya PTM tersebut.
“Jadi sudah kami persiapkan, sekolah kami juga sudah beberapa kali dikunjungi, kemudian untuk sarana sudah terpenuhi termasuk surat pernyataan orangtua,” kata Arbayah.
Beberapa waktu lalu SMPN 40 Samarinda sudah mengumpulkan seluruh orangtua siswa untuk menyampaikan sosialisasi skema PTM, agar dalam perjalanannya dapat berjalan sistematis.
“Kami panggil bertahap biar tak kerumunan, kemungkinan PTM kami buat dua shift dalam sehari, yang jelas satu ruangan harus 50 persen,” tuturnya.
Seluruh siswa di sekolahnya sebanyak 467 orang dan siap PTM. Sedangkan untuk para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dipastikan sudah menerima vaksinasi.
“Untuk GTK kami hanya 1 orang yang tidak bisa itupun karena komorbid,” tutup Arbayah.
Penulis: */Claudius Vico