Mulyadi mengatakan dalam kegiatan tersebut sebanyak 982 murid sudah mendapatkan vaksinasi dari jumlah keseluruhan siswa di SMPN 1 Samarinda yaitu 1.037 orang, namun di antaranya masih ada murid yang berada pada usia di bawah 12 tahun sebab sampai saat ini vaksin tersebut belum direkomendasikan kepada anak dengan usia dibawah 12 tahun.
“Belum lagi ada juga murid yang sudah melakukan vaksinasi mandiri, setelah kami himpun 982 murid ini lah yang masuk dalam kriteria kemudian belum di vaksin,” ucapnya Kamis (9/9).
Ia juga membeberkan bahwa dalam pelaksanaan tersebut pihaknya juga menyelipkan para tenaga pendidik atau seperti pegawai administrasi sekolah, sekira 10 orang dalam kegiatan vaksinasi itu.
Mengenai persiapan PTM, Mulyadi membeberkan bahwa jam pelajaran pada penerapan PTM tersebut akan pihaknya bagi menjadi dua sesi dengan membagi setiap kelasnya dalam satu sesi jumlah siswa yang hadir hanya setengah dari jumlah total satu kelas yaitu 32 murid.
“Jadi misalnya siswa masuk jam 7.15 nanti pulang 9.15 terus kami jeda sejam untuk bersih-bersih lanjut lagi siswa yang absennya di atas 16 masuk jam 10.15 sampai jam 12.15,” ujarnya.
Sementara itu berkaitan dengan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan sudah dapat dipastikan siap, namun kemungkinan menjelang PTM pihaknya akan kembali memperbaharui persetujuan dari orangtua murid.
penulis : */Vico
Editor : Bambang Irawan
Mulyadi mengatakan dalam kegiatan tersebut sebanyak 982 murid sudah mendapatkan vaksinasi dari jumlah keseluruhan siswa di SMPN 1 Samarinda yaitu 1.037 orang, namun di antaranya masih ada murid yang berada pada usia di bawah 12 tahun sebab sampai saat ini vaksin tersebut belum direkomendasikan kepada anak dengan usia dibawah 12 tahun.
“Belum lagi ada juga murid yang sudah melakukan vaksinasi mandiri, setelah kami himpun 982 murid ini lah yang masuk dalam kriteria kemudian belum di vaksin,” ucapnya Kamis (9/9).
Ia juga membeberkan bahwa dalam pelaksanaan tersebut pihaknya juga menyelipkan para tenaga pendidik atau seperti pegawai administrasi sekolah, sekira 10 orang dalam kegiatan vaksinasi itu.
Mengenai persiapan PTM, Mulyadi membeberkan bahwa jam pelajaran pada penerapan PTM tersebut akan pihaknya bagi menjadi dua sesi dengan membagi setiap kelasnya dalam satu sesi jumlah siswa yang hadir hanya setengah dari jumlah total satu kelas yaitu 32 murid.
“Jadi misalnya siswa masuk jam 7.15 nanti pulang 9.15 terus kami jeda sejam untuk bersih-bersih lanjut lagi siswa yang absennya di atas 16 masuk jam 10.15 sampai jam 12.15,” ujarnya.
Sementara itu berkaitan dengan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan sudah dapat dipastikan siap, namun kemungkinan menjelang PTM pihaknya akan kembali memperbaharui persetujuan dari orangtua murid.
penulis : */Vico