“Karena itu juga menjadi nilai jual, baik untuk masyarakat Kukar ataupun yang dari luar,” kata Wakil Rektor I, Prof Ince Raden, Minggu (18/4).
Ince mengungkapkan ada nomenklatur terhadap keriteria-keriteria yang menjadi penilaian terhadap akreditasi suatu kampus. Sekarang, lanjutnya, taraf akreditasi A, B ataupun C diganti menjadi Unggul, Sangat Baik, Baik, dan Tidak Terakreditasi.
Unikarta sendiri menargetkan agar universitas ini mendapat akreditasi Sangat Baik berdasarkan penilaian tersebut.
“Insyaallah kedepan itu bisa dicapai, Sangat Baik,” tutur Ince.
Unikarta sendiri memang masih memiliki program studi (Prodi) yang berakreditasi C. Dari 11 prodi yang ada, delapan prodi pasca sarjana (S1) yang sudah terakreditasi B, kemudian ada tiga prodi yang masih C. Prodi-prodi yang masih terakreditasi C ini bakal didorong menjadi lebih baik kedepannya.
Ada beberapa hal yang dinilai pada visitasi itu, mulai dari Tata Pamong, Tata Kelola, Kerjasama, Visi Misi Unikarta, keuangan juga sarana dan prasarana.
Selain itu Sumber Daya Manusia mulai dari dosen hingga guru besar, penelitian dan pengabdian dosen dan mahasiswa, aktivitas kemahasiswaan hingga output outcome dari seberapa banyak lulusan yang sudah bekerja dan berkontribusi terhadap Unikarta sendiri.
Unikarta, lanjut Ince, optimis akan mendapatkan akreditasi Sangat Baik.
Sembari juga melakukan perbaikan kinerja di internal, untuk mencapai akreditasi ini maka diperlukan road map yang jelas dan adanya kolaborasi stakeholder internal maupun eksternal, untuk memajukan Unikarta yang sudah melahirkan alumnus yang bahkan menduduki kursi penting di Pemkab Kukar maupun DPRD Kukar itu.
“Kami sambil memperbaiki kinerja di internal, karena prestasi itu harus benar-benar diperjuangkan, tidak boleh kita berleha-leha,” tandasnya.
Penulis : */Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan
“Karena itu juga menjadi nilai jual, baik untuk masyarakat Kukar ataupun yang dari luar,” kata Wakil Rektor I, Prof Ince Raden, Minggu (18/4).
Ince mengungkapkan ada nomenklatur terhadap keriteria-keriteria yang menjadi penilaian terhadap akreditasi suatu kampus. Sekarang, lanjutnya, taraf akreditasi A, B ataupun C diganti menjadi Unggul, Sangat Baik, Baik, dan Tidak Terakreditasi.
Unikarta sendiri menargetkan agar universitas ini mendapat akreditasi Sangat Baik berdasarkan penilaian tersebut.
“Insyaallah kedepan itu bisa dicapai, Sangat Baik,” tutur Ince.
Unikarta sendiri memang masih memiliki program studi (Prodi) yang berakreditasi C. Dari 11 prodi yang ada, delapan prodi pasca sarjana (S1) yang sudah terakreditasi B, kemudian ada tiga prodi yang masih C. Prodi-prodi yang masih terakreditasi C ini bakal didorong menjadi lebih baik kedepannya.
Ada beberapa hal yang dinilai pada visitasi itu, mulai dari Tata Pamong, Tata Kelola, Kerjasama, Visi Misi Unikarta, keuangan juga sarana dan prasarana.
Selain itu Sumber Daya Manusia mulai dari dosen hingga guru besar, penelitian dan pengabdian dosen dan mahasiswa, aktivitas kemahasiswaan hingga output outcome dari seberapa banyak lulusan yang sudah bekerja dan berkontribusi terhadap Unikarta sendiri.
Unikarta, lanjut Ince, optimis akan mendapatkan akreditasi Sangat Baik.
Sembari juga melakukan perbaikan kinerja di internal, untuk mencapai akreditasi ini maka diperlukan road map yang jelas dan adanya kolaborasi stakeholder internal maupun eksternal, untuk memajukan Unikarta yang sudah melahirkan alumnus yang bahkan menduduki kursi penting di Pemkab Kukar maupun DPRD Kukar itu.
“Kami sambil memperbaiki kinerja di internal, karena prestasi itu harus benar-benar diperjuangkan, tidak boleh kita berleha-leha,” tandasnya.
Penulis : */Reza Fahlevi