Kepala SMPN 21 Siswanto menyebut itik yang terpasang ada 27 ruangan kelas termasuk ruangan lain, sisanya berada di lorong dan lingkungan sekolah yang lain. "Disamping bisa mengontrol pelaksanaan pembelajaran baik siswa maupun guru, kita bisa memantau dari satu titik yaitu layar pantau. Dengan efisiensi seperti ini, peningkatan pembelajaran siswa dan bimbingan dari guru meningkat dengan baik," sebut Siswanto.
Para murid pun yang bertingkah laku berlebihan ketika sekolah bisa terpantau maupun ketika ada beberapa barang yang rusak atau hilang di lingkungan sekolah dan kelas bisa terekam di CCTV. Dari sinilah para siswa bisa berfikir jika mereka ingin berbuat tidak baik di lingkungan sekolah.
"Bisa di cek kembali lewat CCTV, videonya tersimpan. Kita berharap ini menekan perilaku yang tidak kami harapkan dari para anak murid," ucapnya.
CCTV yang terpasang di lorong-lorong sekolah pun juga memantau perilaku para murid dan guru diluar kelas, bukan apa-apa Siswanto hanya menginginkan kondusifitas lembaga pendidikan ini harus terjaga dari perilaku yang tidak mencerminkan dunia pendidikan.
"Selain untuk murid dan guru, kejahatan dari luar sekolah seperti pencuri atau yang membahayakan murid serta guru terpantau pihak keamanan agar segera cepat tanggap menanganinya," pungkas Siswanto. (*)
Penulis : Fairus
Editor: Aspian Nur
Kepala SMPN 21 Siswanto menyebut itik yang terpasang ada 27 ruangan kelas termasuk ruangan lain, sisanya berada di lorong dan lingkungan sekolah yang lain. "Disamping bisa mengontrol pelaksanaan pembelajaran baik siswa maupun guru, kita bisa memantau dari satu titik yaitu layar pantau. Dengan efisiensi seperti ini, peningkatan pembelajaran siswa dan bimbingan dari guru meningkat dengan baik," sebut Siswanto.
Para murid pun yang bertingkah laku berlebihan ketika sekolah bisa terpantau maupun ketika ada beberapa barang yang rusak atau hilang di lingkungan sekolah dan kelas bisa terekam di CCTV. Dari sinilah para siswa bisa berfikir jika mereka ingin berbuat tidak baik di lingkungan sekolah.
"Bisa di cek kembali lewat CCTV, videonya tersimpan. Kita berharap ini menekan perilaku yang tidak kami harapkan dari para anak murid," ucapnya.
CCTV yang terpasang di lorong-lorong sekolah pun juga memantau perilaku para murid dan guru diluar kelas, bukan apa-apa Siswanto hanya menginginkan kondusifitas lembaga pendidikan ini harus terjaga dari perilaku yang tidak mencerminkan dunia pendidikan.
"Selain untuk murid dan guru, kejahatan dari luar sekolah seperti pencuri atau yang membahayakan murid serta guru terpantau pihak keamanan agar segera cepat tanggap menanganinya," pungkas Siswanto. (*)
Penulis : Fairus
Editor: Aspian Nur