Pimpinan Bankaltimtara Kantor Cabang (Kc) Penajam, Agus, menjelaskan bahwa berbeda dengan tahun sebelumnya, ketika masyarakat dari Kelurahan Gersik, Pantai Lango, Jenebora harus mengambil KPC di Kantor Bankaltimtara KC Penajam, kini penyaluran dilaksanakan dengan sistem jemput bola.
“Kami Bankaltimtara yang jemput bola ke sana. Masyarakat di sana tidak perlu jauh-jauh lagi datang ke sini,” jelas Agus kepada Korankaltim.com, Rabu (21/10/2026).
Dijelaskannya, skema penyaluran tahun ini juga dinilai jauh lebih terstruktur karena adanya jadwal yang telah diberikan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan kendala administratif yang sempat terjadi pada tahun lalu, seperti ketidaksesuaian data penerima atau wali murid yang berhalangan hadir.
“Saat ini sudah tidak ada kendala berarti seperti tahun lalu. Kalau dulu itu, sering ada data siswa yang error dan terjadi penumpukan. Sekarang data siswa sudah valid dan tidak ada antrean panjang,” terangnya.
Ia menyebutkan, penyaluran pertama dilaksanakan sejak 8 Oktober lalu, dimulai dari wilayah pesisir yakni Jenebora, Gersik dan Pantai Lango. Pada hari ini, penyaluran untuk penerima di Kecamatan Penajam. Sementara itu, penyaluran di Kecamatan Babulu dijadwalkan pada minggu depan.
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 19 titik layanan jemput bola yang disiapkan untuk penyaluran KPC. Pada tahap pertama ini, KPC disalurkan kepada siswa tingkat SD dan SMP.
“Nanti ada penyaluran tahap kedua untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan total mencapai 685 siswa,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Pimpinan Bankaltimtara Kantor Cabang (Kc) Penajam, Agus, menjelaskan bahwa berbeda dengan tahun sebelumnya, ketika masyarakat dari Kelurahan Gersik, Pantai Lango, Jenebora harus mengambil KPC di Kantor Bankaltimtara KC Penajam, kini penyaluran dilaksanakan dengan sistem jemput bola.
“Kami Bankaltimtara yang jemput bola ke sana. Masyarakat di sana tidak perlu jauh-jauh lagi datang ke sini,” jelas Agus kepada Korankaltim.com, Rabu (21/10/2026).
Dijelaskannya, skema penyaluran tahun ini juga dinilai jauh lebih terstruktur karena adanya jadwal yang telah diberikan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan kendala administratif yang sempat terjadi pada tahun lalu, seperti ketidaksesuaian data penerima atau wali murid yang berhalangan hadir.
“Saat ini sudah tidak ada kendala berarti seperti tahun lalu. Kalau dulu itu, sering ada data siswa yang error dan terjadi penumpukan. Sekarang data siswa sudah valid dan tidak ada antrean panjang,” terangnya.
Ia menyebutkan, penyaluran pertama dilaksanakan sejak 8 Oktober lalu, dimulai dari wilayah pesisir yakni Jenebora, Gersik dan Pantai Lango. Pada hari ini, penyaluran untuk penerima di Kecamatan Penajam. Sementara itu, penyaluran di Kecamatan Babulu dijadwalkan pada minggu depan.
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 19 titik layanan jemput bola yang disiapkan untuk penyaluran KPC. Pada tahap pertama ini, KPC disalurkan kepada siswa tingkat SD dan SMP.
“Nanti ada penyaluran tahap kedua untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan total mencapai 685 siswa,” pungkasnya.
Editor: Erwin